Daerah

Konflik Pilkada Berakhir! Puncak Jaya Siap Jalani Proses Perdamaian Adat

Mulia, 8 Mei 2025 – Upaya Penjabat Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, SE, MM , untuk mendamaikan kedua kubu pendukung pasangan calon (paslon) Bupati Puncak Jaya akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui berbagai pendekatan dan negosiasi, kedua kubu sepakat untuk mengakhiri konflik dengan prosesi perdamaian adat “Belah Doli” pada Senin, 12 Mei 2025 di depan Toba Jaya, Kota Mulia .

Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Bupati Puncak Jaya , dihadiri oleh para kepala perang, keluarga korban, Pj Bupati Yopi Murib, Kapolres AKBP Achmad Fauzan, Dandim Letkol Inf Irawan Setya Kusuma, Plh Sekda, dan tokoh agama . Pertemuan tersebut menjadi titik terang bagi penyelesaian konflik yang terjadi pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 5 Mei 2025 terkait sengketa Pilkada Puncak Jaya.

“Hari ini menjadi momen penting bagi kedua kubu untuk menyatakan kesepakatan bersama dan mengakhiri konflik pasca Pilkada. Dengan kesepakatan ini, kita berharap tidak ada lagi korban, dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujar Yopi Murib .

Proses negosiasi sempat berlangsung alot , terutama dalam penentuan waktu pelaksanaan perdamaian secara adat . Namun, akhirnya kedua kubu setuju untuk menjalankan prosesi Belah Doli atau Belah Kayu sebagai simbol berakhirnya konflik.

“Jika Belah Doli dilakukan pada Senin, 12 Mei 2025, maka konflik resmi berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” jelas Yopi Murib.

Meski prosesi perdamaian adat akan berlangsung dalam tiga hari ke depan, Yopi Murib menegaskan bahwa tindak lanjut dari sisi adat masih akan berlangsung dalam beberapa tahap, bahkan bisa mencapai satu hingga dua tahun tergantung keputusan dari masing-masing pihak.

Sebagai Pj Bupati, Yopi Murib mengaku bersyukur bisa menyelesaikan tanggung jawab besar yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Gubernur Papua Tengah , sekaligus menjalankan amanah Tuhan dalam menciptakan perdamaian di Puncak Jaya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung prosesi perdamaian , agar transisi ini berjalan lancar tanpa kendala.

“Tiga hari ke depan, mari kita jaga kesabaran, ketenangan, dan komunikasi yang baik. Tahapan selanjutnya nanti akan dilanjutkan oleh bupati terpilih,” tutupnya.

Dengan adanya kesepakatan ini, Puncak Jaya kini memasuki babak baru , di mana masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa dihantui konflik pasca Pilkada

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik

JAYAPURA – Situasi keamanan di Tanah Papua kembali menjadi sorotan setelah eskalasi baku tembak antara…

5 menit ago

PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang

JAYAPURA – Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Papua bersama PBB Kota Jayapura dan PBB Kabupaten…

24 menit ago

Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara

Jayapura, 16 April 2026 – Polres Tolikara melalui perwakilannya melaksanakan penjemputan terhadap Aiptu Dominggus Gannaran,…

48 menit ago

Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara

Tolikara, 16 April 2026 – Situasi keamanan di Distrik Bokondini, Kabupaten Tolikara, mendapat perhatian serius…

1 jam ago

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat

Tolikara, 15 April 2026 – Aksi keributan antarwarga yang terjadi di Desa Mairini, Distrik Bokondini,…

11 jam ago

Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo

Yahukimo – Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap…

11 jam ago