Konferensi III APS 2026, Papua Dorong Transformasi “Cerdas, Sejahtera, Harmoni”

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, 29 Mei 2026 – Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya untuk membangun Tanah Papua dengan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada manusia, budaya, dan kearifan lokal. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Papua dalam sambutannya yang dibacakan Pj Sekda Papua Christian Sohilait ST. M.Si pada pembukaan Konferensi III Analisis Papua Strategis (APS) Tahun 2026 yang digelar di Jayapura, Jumat (29/5).

Konferensi yang mengangkat tema “Inovasi Pembangunan Papua Berbasis Etnosains” ini dihadiri oleh para menteri dan wakil menteri Republik Indonesia, narasumber nasional maupun internasional, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, pemuda, perempuan Papua, serta ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Ruang Dialog dan Kolaborasi

Dalam sambutannya, Gubernur Papua yang dibacakan Pj Sekda Papua Christian Sohilait ST. M.Si menyampaikan apresiasi kepada APS yang konsisten menghadirkan ruang dialog, gagasan, dan kolaborasi bagi pembangunan Papua yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. “Konferensi ini menjadi bukti bahwa putra-putri Papua memiliki kapasitas intelektual, kepedulian sosial, dan komitmen besar untuk ikut menentukan arah masa depan Tanah Papua,” ujarnya.

Etnosains sebagai Akar Pembangunan

Tema etnosains dinilai sangat relevan dengan kebutuhan Papua saat ini. Menurut Gubernur, pembangunan tidak boleh memutus akar budaya dan identitas masyarakat adat, melainkan harus bertumbuh dari nilai-nilai lokal, pengetahuan tradisional, serta kearifan hidup masyarakat Papua sendiri.

“Pendekatan etnosains mengajarkan kepada kita bahwa pembangunan harus berakar pada budaya, bukan meninggalkannya. Justru dari budaya dan pengetahuan lokal itulah lahir inovasi yang sesuai dengan karakter masyarakat Papua,” tegasnya.

Visi Papua Cerah

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan arah pembangunan Papua selaras dengan visi besar daerah, yaitu “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni (Papua Cerah).”

  • Papua Cerdas berarti masyarakat memiliki akses pendidikan berkualitas dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
  • Papua Sejahtera berarti pembangunan menghadirkan manfaat nyata hingga ke kampung-kampung dan wilayah adat.
  • Papua Harmoni berarti pembangunan menjaga persatuan, menghormati keberagaman budaya, serta memperkuat kehidupan sosial yang damai dan berkeadilan.

Peran Strategis APS

Gubernur menilai APS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan gagasan pembangunan berbasis data, kajian akademik, dan pengalaman sosial masyarakat Papua. Kehadiran forum diskusi lintas sektor – mulai dari adat, pendidikan, kesehatan, ekonomi, transportasi, perikanan hingga ketenagakerjaan – menunjukkan bahwa pembangunan Papua harus dilihat secara holistik.

Partisipasi Nasional dan Internasional

Konferensi ini juga menghadirkan tokoh nasional dan internasional, termasuk delegasi dari berbagai negara sahabat. Hal ini menunjukkan bahwa Papua memiliki posisi strategis dan mendapat perhatian luas dalam konteks pembangunan kawasan Pasifik dan Indonesia masa depan.

Harapan Konkret

Menutup sambutannya, Gubernur berharap konferensi ini tidak berhenti sebagai forum diskusi semata, tetapi mampu melahirkan rekomendasi konkret, inovasi kebijakan, dan langkah kolaboratif yang mendukung percepatan pembangunan Papua secara berkelanjutan.

“Pemerintah Provinsi Papua terbuka untuk bersinergi dengan seluruh elemen, termasuk APS, perguruan tinggi, komunitas adat, organisasi kepemudaan, dan sektor swasta demi mewujudkan Papua yang maju dan bermartabat,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Papua Pegunungan dan Komunitas Ojek Jayawijaya Tegaskan Komitmen Bersama Jaga Kamtibmas dan Persatuan Masyarakat
Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:39 WIT

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Papua Pegunungan dan Komunitas Ojek Jayawijaya Tegaskan Komitmen Bersama Jaga Kamtibmas dan Persatuan Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Berita Terbaru