KLARIFIKASI KESALAHPAHAMAN TEMUAN UANG INSENTIF ASN DI KENDARAAN BENDAHARA PUNCAK JAYA

- Penulis

Kamis, 5 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA – Sehubungan dengan kejadian temuan sejumlah dana yang dibawa oleh Bendahara Pengeluaran Setda di halaman Mapolres Puncak Jaya pada Kamis (5/12), Pj Bupati Puncak Jaya, Dr. H. Tumiran S.Sos, M.AP, didampingi Pj Sekda Puncak Jaya, Yubelina Enumbi SE, MM, memberikan klarifikasi terkait kesalahpahaman yang terjadi.

Dalam keterangannya, Pj Bupati Tumiran menjelaskan kronologi kejadian sebagai berikut:

1. Bendahara Pengeluaran baru saja melakukan pencairan hak-hak pegawai seperti insentif/operasional Triwulan IV, ULP ASN Triwulan IV, kegiatan rutin kantor, perjalanan dinas rutin, biaya duklok PAM, dan lainnya dari Bank Papua yang akan dibawa ke Kantor Bupati seperti biasa tanpa pengawalan.
2. Setibanya di Kantor Bupati, bendahara yang membawa dana insentif tersebut dicegat oleh sejumlah massa salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya.
3. Untuk mengamankan diri, bendahara menuju Mapolres Puncak Jaya yang saat itu terjadi kesalahpahaman oleh massa salah satu paslon yang mengira uang tersebut untuk diberikan ke paslon lain.
4. Faktanya, uang tersebut adalah uang pemda untuk membayar hak-hak pegawai Triwulan IV dan kebutuhan rutin lainnya, bukan untuk tujuan politik.
5. Pasca kejadian tersebut, Pj Bupati dan Pj Sekda menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing serta menyebarkan isu hoax yang merugikan.
6. Saat ini, dana tersebut telah dikembalikan oleh timses salah satu paslon kepada pemda melalui Polres Puncak Jaya, dan telah dilakukan klarifikasi bersama di Mapolres.
7. Setiap perbuatan penyebaran berita hoax adalah melanggar hukum dan mencemarkan nama baik Pemerintah Daerah Puncak Jaya.

Pj Bupati Tumiran menegaskan bahwa klarifikasi ini dibuat dengan sebenarnya untuk diketahui secara luas.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

ASN, Honorer, dan Ormas Bersatu: Momentum Kebersamaan Bangun Puncak Jaya Lebih Tangguh
Bupati Yuni Wonda: Bekerja Nyata, Jaga Aset, Wujudkan Pelayanan Terbaik
133 Anak Panah dan Senapan Angin: Bukti Jejak KKB di Yahukimo
Simposium Ilmiah dan Musda IDI Jayawijaya 2026 Resmi Dibuka, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan di Papua Pegunungan
Arianto Kogoya Soroti Situasi di Puncak Papua, Serukan Perlindungan Warga Sipil dan Pendekatan Humanis
Cakupan JKN Papua Capai 98%, Media Jadi Mitra Strategis BPJS Kesehatan
Polisi Amankan Paket Sabu dan Alat Konsumsi, Jaringan Narkotika di Wamena Diselidiki
Pencarian Warga Hilang di Tolikara Belum Membuahkan Hasil, Polisi Pertimbangkan Ritual Adat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:01 WIT

ASN, Honorer, dan Ormas Bersatu: Momentum Kebersamaan Bangun Puncak Jaya Lebih Tangguh

Senin, 20 April 2026 - 15:43 WIT

Bupati Yuni Wonda: Bekerja Nyata, Jaga Aset, Wujudkan Pelayanan Terbaik

Senin, 20 April 2026 - 06:47 WIT

133 Anak Panah dan Senapan Angin: Bukti Jejak KKB di Yahukimo

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIT

Simposium Ilmiah dan Musda IDI Jayawijaya 2026 Resmi Dibuka, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan di Papua Pegunungan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:41 WIT

Arianto Kogoya Soroti Situasi di Puncak Papua, Serukan Perlindungan Warga Sipil dan Pendekatan Humanis

Berita Terbaru