Daerah

Ketegasan DPR Papua Pegunungan: Kebijakan Khusus untuk CPNS dan Mutasi ASN

WAMENA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Pegunungan mengadakan pertemuan dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk membahas isu mutasi aparatur sipil negara (ASN) dari provinsi induk ke provinsi baru, serta penolakan antar ASN di Sekretariat MRP dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Pertemuan ini juga membahas nasib tenaga honorer dan kuota CPNS 80 persen untuk Orang Asli Papua (OAP) dan 20 persen untuk non-OAP.

Ketua DPR Papua Pegunungan, Yos Elopere, menyatakan bahwa pertemuan ini penting untuk memastikan kebijakan yang adil dan sesuai dengan kondisi daerah. “Kami menanyakan progres terkait pencaker dan pemindahan ASN. Beberapa poin penting sudah disampaikan oleh penjabat Gubernur, namun masih perlu penyempurnaan,” ujarnya, Kamis (13/3/25).

Elopere menegaskan bahwa DPR akan memperjuangkan kebijakan khusus terkait nilai hasil tes CPNS 2024 dengan komposisi 80 persen OAP dan 20 persen non-OAP. “Kami sepakat untuk memperjuangkan nasib OAP, terutama yang orang tuanya berjasa untuk Papua Pegunungan,” tegasnya.

Pemindahan ASN dan Hak Mereka
DPR juga menyoroti dampak pemindahan ASN dari provinsi induk ke provinsi baru terhadap hak-hak ASN yang lama. “Pemindahan ASN perlu dipertimbangkan dengan baik, terutama terkait pendanaan dan hak-hak mereka,” kata Yos Elopere.

Keributan Antar ASN
Terkait keributan antar ASN di Sekretariat MRP dan Dinas Dukcapil, Yos meminta BKD dan BPSDM untuk segera memberikan pelatihan dan peningkatan kapasitas agar ASN dapat bekerja dengan nyaman dan profesional. “Persoalan ini terjadi karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman, sehingga perlu ada pelatihan yang tepat,” tambahnya.

DPR Papua Pegunungan berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah pusat dan provinsi lain di Papua dalam memperjuangkan kebijakan yang adil dan mendukung kesejahteraan masyarakat Papua Pegunungan.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

WAMENA – Puluhan warga yang tergabung dalam masyarakat lima wilayah adat di Kabupaten Jayawijaya, yakni…

3 jam ago

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

WAMENA – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayawijaya melaksanakan patroli pencegahan dan penyelidikan tindak…

4 jam ago

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

WAMENA – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Jayawijaya mengimbau siswa-siswi SMKS YAPESLI Wamena untuk…

6 jam ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama

NABIRE – Polda Papua Tengah menggelar Operasi Patuh Noken 2026 selama 14 hari, mulai 26…

10 jam ago

BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

WAMENA – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Papua Pegunungan masih menjadi perhatian, karena berdampak terhadap…

13 jam ago