RAJA AMPAT-Komite Eksekutif Papua, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw, melakukan kunjungan lapangan ke Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Warmasen, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung progres pembangunan serta kesiapan fasilitas pendukung bagi aktivitas masyarakat nelayan di kawasan tersebut.
Dalam peninjauan itu, Paulus Waterpauw didampingi perwakilan Dinas Perikanan dan pengelola koperasi setempat. Ia menyampaikan bahwa secara umum pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih telah berjalan dengan baik, terutama dari sisi infrastruktur.
Sejumlah fasilitas utama seperti shelter docking, bengkel, tempat produksi es, gudang beku, hingga kantor pengelola telah tersedia dan dinilai memadai. Fasilitas pelabuhan juga dinilai cukup representatif untuk mendukung aktivitas bongkar muat ikan oleh kapal nelayan berukuran di bawah 10 GT.
Meski demikian, kondisi perairan di Raja Ampat yang saat ini tengah mengalami surut panjang turut menjadi perhatian, meskipun tidak mengganggu aktivitas pelabuhan saat air pasang.
“Secara umum sudah sangat baik dan hampir selesai, termasuk masa pemeliharaannya. Tinggal koordinasi lebih lanjut untuk proses peresmian,” ujar Waterpauw.
Ia menambahkan, hasil peninjauan ini akan dilaporkan kepada kementerian terkait sebagai bagian dari pelaksanaan kebijakan strategis nasional, sekaligus mendorong percepatan pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Raja Ampat.
Sementara itu, pengelola Kampung Nelayan Merah Putih, Candra, mengungkapkan bahwa fasilitas yang telah dibangun belum sepenuhnya dapat dioperasikan. Hal ini disebabkan keterbatasan modal yang dimiliki koperasi.
“Saat ini yang berjalan baru penggunaan perahu, mesin, dan kendaraan operasional. Untuk fasilitas dalam kawasan belum digunakan maksimal karena keterbatasan modal,” jelasnya.
Ia menyebutkan, sistem pengelolaan yang diterapkan menggunakan skema sewa bagi anggota koperasi, dengan ketentuan adanya simpanan pokok dan simpanan wajib sesuai aturan yang berlaku.
Candra juga membuka peluang bagi investor maupun pihak ketiga untuk berkontribusi dalam mendukung operasional kampung nelayan tersebut ke depan.
Hal senada disampaikan perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Raja Ampat yang menegaskan bahwa optimalisasi seluruh fasilitas sangat bergantung pada dukungan permodalan.
Dengan progres pembangunan yang hampir rampung, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat segera dioperasikan secara maksimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan serta memperkuat sektor perikanan di Raja Ampat.
WAMENA — Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya memenuhi undangan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten…
WAMENA – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Jayawijaya terus berkomitmen mendukung penanganan dan penyelesaian dinamika pertanahan…
NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini berencana menghidupkan kembali rumah apung di…
WAMENA – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, semakin parah…
WAMENA – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan…
WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan terus memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi…