“Kadis Pendidikan Papua Resmi Buka PerkeRakaju di SLB Pembina Waena”

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, 28 Agustus 2025 — Di bawah langit pagi yang cerah, halaman Sekolah Luar Biasa (SLB) Pembina Waena dipenuhi tenda-tenda warna-warni dan suara riang anak-anak. Hari itu, menjadi awal dari sebuah kegiatan yang bukan hanya sekadar perkemahan, tetapi juga tonggak penting dalam pendidikan inklusif di Papua. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Christian Sohilait, ST., M.Si, hadir langsung untuk membuka kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dalam bentuk perkemahan Rabu-Kamis-Jumat, yang dikenal dengan nama PerkeRakaju.

Kegiatan ini dirancang khusus untuk melibatkan siswa berkebutuhan khusus dalam suasana yang penuh semangat, kebersamaan, dan pembelajaran karakter. Dengan mengusung semangat inklusivitas, PerkeRakaju menjadi ruang aman dan inspiratif bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi mereka, belajar mandiri, dan merasakan kebahagiaan dalam kebersamaan.

Dalam sambutannya, Christian Sohilait menekankan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai bagian dari transformasi pendidikan di Papua.

“Pramuka adalah wadah pembentukan karakter. Di sini, anak-anak belajar tentang disiplin, kerja sama, dan cinta tanah air. SLB Pembina Waena menunjukkan bahwa semangat itu tidak mengenal batas,” ujar Sohilait, disambut tepuk tangan meriah dari para peserta dan guru pendamping.

Lebih lanjut Sohilait menambahkan kegiatan bukan sekadar kegiatan rutin, PerkeRakaju menjadi simbol bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk berkembang dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan. Para guru dan pembina Pramuka telah menyiapkan berbagai aktivitas yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan peserta, mulai dari latihan baris-berbaris, permainan edukatif yang melatih konsentrasi dan kerja sama, hingga sesi motivasi yang membangkitkan rasa percaya diri.

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, dan diharapkan menjadi model bagi sekolah lain di Papua untuk mengadopsi pendekatan inklusif dalam kegiatan ekstrakurikuler. SLB Pembina Waena, dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan, telah membuktikan bahwa ketika ruang dan kesempatan diberikan, anak-anak mampu melampaui batas dan menunjukkan cahaya mereka.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Otomi Gwijangge Pimpin Penanaman Pohon, Wujudkan Program Gotong Royong Jumat Bersih
Polres Dogiyai Pastikan Nopison Tebai Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak
30 Anggota dan Sekretariat DPRK Lanny Jaya Tunjukkan Kepedulian bagi Warga Terdampak Konflik di Wamena
Polisi Lumpuhkan KKB Saat Lakukan Penyerangan terhadap Sopir Lintas di Jalur Dogiyai–Paniai
Penguatan Peran Bunda PAUD Papua Pegunungan, Pokja dan BPMP Gelar Pembekalan Jelang Pelantikan
Ones Pahabol: MBG Jadi Solusi Pengangguran dan Penggerak Ekonomi Papua Pegunungan
Tujuh Sekolah Dasar Gelar Ujian Bersama di SD Negeri Mulia
Penegakan Hukum Terukur: Satgas Cartenz Ungkap Fakta Baru KKB Yahukimo

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:18 WIT

Otomi Gwijangge Pimpin Penanaman Pohon, Wujudkan Program Gotong Royong Jumat Bersih

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:31 WIT

Polres Dogiyai Pastikan Nopison Tebai Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:41 WIT

30 Anggota dan Sekretariat DPRK Lanny Jaya Tunjukkan Kepedulian bagi Warga Terdampak Konflik di Wamena

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:02 WIT

Polisi Lumpuhkan KKB Saat Lakukan Penyerangan terhadap Sopir Lintas di Jalur Dogiyai–Paniai

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:43 WIT

Penguatan Peran Bunda PAUD Papua Pegunungan, Pokja dan BPMP Gelar Pembekalan Jelang Pelantikan

Berita Terbaru