JAYAPURA – Memasuki usia ke-59 tahun, Perum BULOG Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional, termasuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga hingga ke wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Tanah Papua.
Pimpinan Perum BULOG Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari mengatakan, Bulog memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat sebagai bagian dari upaya menyukseskan program swasembada pangan yang terus digaungkan pemerintah.
“Karena itu, Bulog terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi,” ujar Mustari usai kegiatan jalan sehat memperingati HUT ke-59 Bulog di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (16/5).
Menurutnya, menjaga ketahanan pangan di Papua tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk para mitra kerja.
“Keberhasilan menjaga ketahanan pangan membutuhkan kerja sama semua pihak agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga ke daerah 3T di Tanah Papua,” katanya.
Ia menjelaskan, momentum HUT ke-59 menjadi penguat komitmen Bulog untuk terus menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional sesuai tema besar yang diusung tahun ini.
“Pangan harus dijaga dengan baik karena swasembada pangan menjadi bagian penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas,” ujarnya lagi.
Selain menjaga distribusi dan ketersediaan pangan, pihaknya juga berkomitmen menyerap hasil panen petani lokal di Tanah Papua sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan pangan daerah dan kesejahteraan petani.
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi















