Hotel Mapia Biak Ditutup Sementara, Pemprov Papua Siapkan Pembenahan Total

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biak Numfor — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meninjau langsung kondisi Hotel Mapia, yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Papua yang berada di Kabupaten Biak Numfor. Dari hasil peninjauan tersebut, Fakhiri menilai kondisi hotel sudah tidak layak untuk beroperasi dan memerlukan perbaikan menyeluruh.

Usai meninjau langsung seluruh bangunan, Gubernur Fakhiri akhirnya memutuskan Hotel Mapia akan ditutup sementara waktu guna dilakukan evaluasi serta pembenahan secara komprehensif, baik dari aspek bangunan, fasilitas, maupun manajemen pengelolaan.

“Setelah melihat langsung kondisi aset, saya menilai Hotel Mapia sudah tidak layak. Bangunan dan fasilitasnya membutuhkan perbaikan besar agar dapat kembali berfungsi optimal dan memiliki daya saing,” kata Fakhiri di Kota Biak, Senin (12/1/2026).

Fakhiri menjelaskan, penutupan sementara ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Papua dalam menata kembali aset daerah agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Revitalisasi Hotel Mapia diharapkan mampu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pariwisata, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Biak Numfor.

Gubernur juga menegaskan bahwa hak-hak pegawai yang selama ini bekerja di Hotel Mapia menjadi perhatian utama pemerintah. Seluruh kewajiban terhadap pegawai akan diselesaikan sebelum hotel ditutup sementara.

“Kami akan menyelesaikan seluruh kewajiban kepada pegawai. Setelah itu, tim percepatan akan bekerja untuk membenahi hotel ini secara menyeluruh,” jelasnya.

Hotel Mapia merupakan salah satu aset bersejarah Pemerintah Provinsi Papua yang dibangun sejak era 1990-an dan pernah menjadi bagian penting dalam perkembangan akomodasi serta pariwisata di Biak. Seiring berjalannya waktu, kondisi bangunan yang tidak terawat optimal menyebabkan hotel tersebut tertinggal dibandingkan dengan fasilitas perhotelan lainnya yang berkembang di Kota Biak.

Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk mengelola aset daerah secara profesional dan berkelanjutan, sehingga ke depan Hotel Mapia dapat kembali beroperasi sebagai penginapan yang representatif, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. (*)

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua

Berita Terkait

Hari Kartini di Papua Pegunungan: Anak-Anak PAUD Warnai Jalan Santai dengan Semangat Kebersamaan
Satgas Cartenz 2026 Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Wilayah Puncak Jaya
Wakil Bupati Lanny Jaya Resmi Buka Forum OPD RKPD 2027: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Terarah
Ribka Haluk Bersyukur: Impian Bandara Douw Aturure Kini Jadi Kenyataan
Satu Iman, Satu Kasih: 17 Denominasi Gereja Bersatu di Perayaan Injil Lembah Baliem
Operasi Gabungan di Pegunungan Bintang Berhasil Amankan DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek
ASN, Honorer, dan Ormas Bersatu: Momentum Kebersamaan Bangun Puncak Jaya Lebih Tangguh
Bupati Yuni Wonda: Bekerja Nyata, Jaga Aset, Wujudkan Pelayanan Terbaik

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:55 WIT

Hari Kartini di Papua Pegunungan: Anak-Anak PAUD Warnai Jalan Santai dengan Semangat Kebersamaan

Selasa, 21 April 2026 - 13:38 WIT

Satgas Cartenz 2026 Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Wilayah Puncak Jaya

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WIT

Wakil Bupati Lanny Jaya Resmi Buka Forum OPD RKPD 2027: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Terarah

Selasa, 21 April 2026 - 07:16 WIT

Ribka Haluk Bersyukur: Impian Bandara Douw Aturure Kini Jadi Kenyataan

Senin, 20 April 2026 - 16:55 WIT

Satu Iman, Satu Kasih: 17 Denominasi Gereja Bersatu di Perayaan Injil Lembah Baliem

Berita Terbaru