Daerah

Guna Terciptaknya Kamtibmas di Puncak Jaya, Masyarakat Minta Ada Pos Tambahan di Jalan Poros Belakang

MULIA-Pasca kericuhan yang terjadi beberapa hari yang lalu, ormas dan organisasi pemuda/OKP siap mendukung terciptakan pemulihan keamanan di Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya.

Ditemui pers, Ketua GAMKI Maikel Wonerengga menyampaikan bahwa beberapa hari yang lalu di Jalan poros bagian belakang atau kampung usir terjadi banyak masalah atau hal-hal yang tidak diinginkan. Maka dengan itu Ormas berinisiatif untuk memediasi dan melakukan diskusi bersama para tokoh masyarakat, kepala kampung bahkan masyarakat setempat.

Dirinya berharap perlu adanya penambahan pos baik pos polisi maupun pos TNI agar mudah dikontrol terkait dengan oknum atau orang yang tidak bertanggungjawab yang sering membuat kekacauan. ” Masyarakat atau siapapun yang sering membawa alat tajam seperti panah, parang dan sebagainya bisa diamankan agar Kabupaten Puncak Jaya tetap dalam keadaan aman kondusif,” harapnya.

Dirinya menambahkan bahwa apa yang telah disampaikan oleh para tokoh masyarakat setempat agar secepatnya diakomodir demi keamanan Puncak Jaya, lebih khusus dalam kota Mulia Distrik Mulia.

Ditempat yang sama, Ronny Elson Wonda selaku sekretaris Pemuda Peduli Pembangunan Puncak Jaya mengungkapkan “Kami bekerja sama dengan kepala kampung bahkan juga masyarakat setempat atau masyarakat Puncak Jaya dalam hal ini jalan poros kampung usir agar tetap aman dan kondusif.

Ia menceritakan bahwa sebelum paska penembakan terjadi, sebenarnya warga masyarakat sipi itu sudah mempunyai masalah dengan oknum yang tidak bertanggungjawab. Setelah kejadian itu Organisasi Pemuda inisiatif turun langsung kelapangan untuk mediasi dan menjaga keamanan Puncak Jaya. “Kami siap menjaga teman-teman pengusaha kios, ojek dan sebagainya dan siap mendukung serta menjaga situasi Kabupaten Puncak Jaya lebih kondusif lagi kedepannya,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan oleh tokoh pemuda Yukim Tabuni mengatakan bahwa Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) bersama Ketua Wilayah dan Klasis, gembala majelis wajib menegur/memberitahukan kepada masing-masing jemaatnya untuk tidak membawa alat tajam.

Bagi semua Kepala Kampung beserta jajarannya untuk tetap menjaga tempat wilayah masing-masing, apabila ada yang melarang atau menegur dan jika tidak mendengar maka pihak berwajib yang akan menangani.

Kepala Kampung Yamo Bini Tabuni sekaligus mewakili masyarakat mengatakan bahwa Kampung Prulema, Kampung Usir, Kampung Muliambut dan Kampung Trikora Distrik mulia dan beberapa tokoh masyarakat sepakat dan siap menjaga sepanjang jalan usir belakang dan Muliambut dan pruleme utuk kenyamanan masyarakat.pungkasnya (naya)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga

Jayapura – Kehadiran Polri melalui Operasi Cinta Damai Noken 2026 kembali dirasakan langsung manfaatnya oleh…

4 jam ago

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Jayapura– Polda Papua melalui Polres Biak Numfor bergerak cepat menangani peristiwa ledakan yang diduga berasal…

18 jam ago

Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai

Sugapa – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial EK (18) yang…

20 jam ago

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

POTRETPAPUA.COM, JAKARTA – Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi salah satu lokasi…

2 hari ago

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Jayapura – Sebanyak 160 peserta mengikuti penyuluhan dan pelatihan ecoprint dalam kegiatan Youth Camp dan…

2 hari ago

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Wamena, 26 Mei 2026 – Sebanyak 24 putra-putri asli daerah asal Kabupaten Mamberamo Tengah mengikuti…

2 hari ago