Daerah

Gubernur Papua Pegunungan Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Distrik Dal dan Mebrok

Pemerintah Papua Pegunungan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Nduga: “Kami Datang Karena Merasa Satu Keluarga”

WAMENA, 3 November 2025 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana banjir dan longsor yang melanda Distrik Dal dan Distrik Mebrok, Kabupaten Nduga, dengan menyalurkan bantuan bahan makanan dan perlengkapan darurat kepada keluarga terdampak.

Bencana yang terjadi pada 1 November 2025 di aliran Sungai Yuguru telah menghanyutkan 23 warga, terdiri dari 15 orang di Distrik Dal dan 8 orang di Distrik Mebrok, yang hingga kini masih dalam pencarian.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, SH, M.AP, di dua titik pengungsian yakni Ilekma dan Pintas, Wamena, pada Senin (3/11).

“Ini adalah bentuk kepedulian dan bantuan kemanusiaan dari Bapak Gubernur Papua Pegunungan yang kami salurkan melalui dinas,” ujar Yanius saat menyerahkan bantuan.

Bantuan yang disalurkan meliputi:
– 4 ton beras
– 50 karton mi instan
– 6 unit tenda
– 250 kilogram gula pasir
– Minyak goreng

Sebagian bantuan akan dikirim langsung ke Distrik Dal, sementara sisanya disalurkan ke Distrik Mebrok melalui jalur akses Kuyawagi.

“Kami datang karena merasa satu keluarga. Dalam suasana duka ini, kami hadir untuk saling menguatkan,” tambah Yanius.

Pemerintah provinsi juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa warga Nduga. Status kejadian ini telah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) dan membutuhkan perhatian dari seluruh pihak, termasuk delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.

Informasi mengenai korban di Distrik Mebrok baru diterima beberapa hari setelah kejadian melalui jaringan SSB, mengingat keterbatasan akses komunikasi di wilayah tersebut.

Mewakili keluarga korban, Obet Gwijangge menyampaikan harapan agar pemerintah terus hadir mendampingi warga yang sedang berduka.

“Duka ini tidak akan selesai dalam waktu dekat, mungkin sampai Desember. Karena itu, kami mohon agar kami terus diperhatikan,” ungkapnya penuh harap

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Dirreskrimum Polda Papua Tengah Turun Langsung Pimpin Tim Khusus Usut Pengeroyokan Anggota Polsek Kamu di Dogiyai

DOGIYAI – Polda Papua Tengah bergerak cepat mengusut kasus pengeroyokan terhadap personel Polsek Kamu, Polres…

9 jam ago

Pengembangan Jaringan Senjata Ilegal Berlanjut, Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS dengan Ancaman Hukuman 15 Tahun

JAYAPURA, PAPUA – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 berhasil mengamankan seorang pria yang masuk dalam…

11 jam ago

Bincang Bareng Media di Jayapura, OJK Papua Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi Keuangan dan Stabilitas Industri Jasa Keuangan

JAYAPURA-Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kegiatan Bincang Bareng Media di RM Djoeragan Dapur, Rabu…

12 jam ago

Polda Papua Tengah Kirim Tim Ditreskrimum Perkuat Penyelidikan Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek Kamuu di Dogiyai

DOGIYAI – Polda Papua Tengah turun tangan menyelidiki kasus pengeroyokan terhadap anggota Polsek Kamuu, Polres…

12 jam ago

KemenPANRB Gelar Evaluasi Pemerintah Digital di Jayapura, Dorong Papua Pegunungan dan Papua Tengah Perkuat Transformasi Layanan Publik

Jayapura, 30 September 2026 — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) melaksanakan Diskusi…

13 jam ago

Rakor Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Papua Pegunungan Siapkan Program Pembangunan 2.200 Rumah untuk Masyarakat

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri…

17 jam ago