Gubernur Papua Pegunungan John Tabo Dorong Kemajuan Pendidikan, Kampus Terakreditasi Diprioritaskan Terima Dana Hibah Tahun 2026

- Penulis

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, 4 November 2026. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Biro Tata Pemerintahan (Tapem) menggelar rapat koordinasi bersama Universitas Cenderawasih (UNCEN) Jayapura terkait rencana pemberian bantuan dana hibah kepada perguruan tinggi di wilayah Papua Pegunungan Tahun Anggaran 2026.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung pada Selasa, 3 November 2026, di Kampus UNCEN Jayapura. Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi serta memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di Papua Pegunungan.

Plt. Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan, Adi Wetipo, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Gubernur Papua Pegunungan memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sektor pendidikan, termasuk melalui pemberian bantuan dana hibah kepada perguruan tinggi.

Menurut Adi Wetipo, pada Tahun Anggaran 2026, Gubernur telah mengalokasikan anggaran bantuan bagi perguruan tinggi yang berada di delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, termasuk kampus yang berada di luar wilayah provinsi tetapi menyelenggarakan kelas kerja sama di Papua Pegunungan.

“Bapak Gubernur memiliki perhatian penuh terhadap dunia pendidikan. Tahun ini beliau merencanakan bantuan kepada perguruan tinggi yang ada di Papua Pegunungan, termasuk kampus-kampus di luar daerah yang memiliki kelas kerja sama dengan pemerintah daerah di wilayah Papua Pegunungan,” ujar Adi Wetipo.

Ia menjelaskan, dalam proses pendataan dan verifikasi, pihaknya menemukan bahwa sejumlah perguruan tinggi telah memiliki akreditasi, sementara beberapa lainnya masih belum terakreditasi. Oleh karena itu, bantuan pada tahun ini akan diprioritaskan kepada perguruan tinggi yang telah memenuhi persyaratan akreditasi.

Sementara itu, pemerintah berharap perguruan tinggi yang belum terakreditasi dapat segera memenuhi ketentuan tersebut agar ke depan dapat memperoleh dukungan melalui program bantuan pemerintah provinsi.

“Kami berharap kampus-kampus yang belum terakreditasi segera melakukan proses akreditasi, sehingga pada tahun berikutnya atau tahun-tahun mendatang dapat menerima bantuan dari Bapak Gubernur,” jelasnya.

Adi Wetipo juga menyebutkan bahwa bantuan hibah tersebut tidak hanya menyasar perguruan tinggi yang secara fisik berada di Wamena, tetapi juga kampus di luar Papua Pegunungan yang memiliki kelas kerja sama aktif di wilayah tersebut.

Menurutnya, besaran bantuan nantinya akan disesuaikan dengan keberadaan dan kondisi masing-masing perguruan tinggi, baik kampus yang berdomisili langsung di Papua Pegunungan maupun kampus yang menyelenggarakan kelas kerja sama.

Dalam koordinasi bersama UNCEN, pihak kampus telah menyerahkan proposal permohonan bantuan dana hibah kepada Biro Tata Pemerintahan untuk selanjutnya dibawa ke Wamena dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Proposal dari UNCEN sudah diserahkan langsung kepada kami. Selanjutnya akan kami bawa ke Wamena untuk ditindaklanjuti. Mudah-mudahan, apabila tidak ada hambatan, minggu depan Bapak Gubernur dapat menyerahkan bantuan hibah kepada perguruan tinggi yang ada di Papua Pegunungan,” ungkapnya.

Adi Wetipo menegaskan, program bantuan hibah perguruan tinggi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh perguruan tinggi untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta mendorong kemajuan pendidikan tinggi di Papua Pegunungan.

“Puji Tuhan, Bapak Gubernur sangat memperhatikan dunia pendidikan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi perguruan tinggi dan anak-anak kita yang sedang menempuh pendidikan di Papua Pegunungan,” tutup Adi Wetipo.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Pemberantasan Kejahatan Terus Digencarkan, Kejari Jayawijaya Musnahkan Barang Bukti dari 59 Kasus yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap
Sekda Papua Pegunungan Buka Rakor DPRK Mekanisme Pengangkatan, Dorong Pengawasan Otsus dan Pengelolaan Dana yang Transparan
Polres Jayawijaya dan Damkar Padamkan Kebakaran Rumah di Belakang Pasar Misi
Wabup Lanny Jaya Fredi Ginia Tabuni Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA di Kalimantan Barat, Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Pemerintahan Daerah
Kantah Jayawijaya Terima Kunjungan Tim BPK RI, Audit Penataan Ruang Diperkuat untuk Dukung Ketahanan Pangan dan Energi
Kantah Jayawijaya Ikuti Monev dan Pembinaan Kinerja ATR/BPN, Perkuat Pelayanan Pertanahan yang Profesional dan Akuntabel
Sekda Elai Giban Serahkan DPA Perubahan kepada 31 OPD, Pemprov Papua Pegunungan Pacu Realisasi APBD 2026 hingga Capai Target 93 Persen
Kasus Langka di Papua Pegunungan, Bayi Kembar Siam Tidak Sempurna dengan Empat Tangan dan Empat Kaki Dirawat Intensif di RSUD Wamena

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:26 WIT

Pemberantasan Kejahatan Terus Digencarkan, Kejari Jayawijaya Musnahkan Barang Bukti dari 59 Kasus yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

Kamis, 5 November 2026 - 16:58 WIT

Sekda Papua Pegunungan Buka Rakor DPRK Mekanisme Pengangkatan, Dorong Pengawasan Otsus dan Pengelolaan Dana yang Transparan

Kamis, 5 November 2026 - 16:46 WIT

Polres Jayawijaya dan Damkar Padamkan Kebakaran Rumah di Belakang Pasar Misi

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIT

Wabup Lanny Jaya Fredi Ginia Tabuni Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA di Kalimantan Barat, Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Pemerintahan Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 14:25 WIT

Kantah Jayawijaya Terima Kunjungan Tim BPK RI, Audit Penataan Ruang Diperkuat untuk Dukung Ketahanan Pangan dan Energi

Berita Terbaru