WAMENA, 12 Oktober 2026 – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, secara resmi membuka Seleksi Terbuka (Selter) dan Uji Kompetensi (Ukom) Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di Hotel Grand Sartika, Wamena, Senin (12/10/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Oktober 2026, ini diikuti 67 peserta, terdiri atas 62 peserta seleksi terbuka dan lima pejabat yang menjalani uji kompetensi.
Pelaksanaan seleksi yang bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI ini menjadi langkah Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui penerapan sistem merit yang profesional, objektif, dan transparan.
Dalam sambutannya, John Tabo menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Utama LAN RI, Andi Taufik, beserta rombongan yang hadir untuk mendukung pelaksanaan seleksi tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah penting dalam membangun fondasi pemerintahan di Papua Pegunungan sebagai daerah otonomi baru.
“Ini awal mula Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Kita bersyukur akan meletakkan dasar pembangunan dari awal agar supaya ke depan tidak kaku lagi. Karena jadi pemimpin itu harus mempersiapkan pemimpin, jadi pemimpin bukan membunuh pemimpin,” ujar John Tabo.
Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara terbuka sehingga setiap peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kompetensinya.
“Ini seleksi terbuka semua. Jadi tidak ada istilah kita beli kucing dalam karung. Semua terbuka. Jika Anda punya hasil, akan Anda lihat sendiri. Anda yang menentukan, saya cocok jadi kepala dinas, saya tidak cocok jadi kepala dinas, kembali ke Anda. Bukan saya,” tegasnya.
Menurut John Tabo, hasil asesmen juga dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengikuti seleksi jabatan di provinsi lain maupun kementerian dan lembaga, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.
Gubernur menambahkan, sebagai daerah otonomi baru, Papua Pegunungan masih perlu terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya aparatur sipil negara (ASN), agar memahami aturan administrasi pemerintahan dan mampu menjalankan tugas secara profesional.
“Karena ini daerah otonomi baru, kita memulai dari nol. Kita harus sama-sama belajar. Mari kita dengar-dengaran, kita mengikuti semua aturan. Kalau kita kerja semua dengan aturan, tidak ada yang terbebani,” katanya.
John Tabo juga mengungkapkan rencana pemerintah provinsi untuk memperkuat kerja sama dengan LAN RI melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), termasuk mengembangkan fasilitas pendidikan dan pelatihan ASN di Papua Pegunungan. Dengan demikian, peningkatan kapasitas aparatur diharapkan dapat dilakukan lebih dekat tanpa selalu bergantung pada pelatihan di luar daerah.
“Kami selalu dianggap orang gunung ini orang terbelakang, jadi kita juga mau ingin tunjukkan bahwa kami juga bisa,” ungkapnya.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan seleksi, mulai dari asesmen, penulisan makalah, hingga wawancara, dengan serius dan penuh tanggung jawab. Ia juga berpesan kepada Panitia Seleksi (Pansel) agar melakukan penilaian secara profesional dan objektif.
Pelaksanaan seleksi tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Instansi Pemerintah.
Sementara itu, Sekretaris Utama LAN RI, Andi Taufik, mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam melaksanakan seleksi terbuka untuk mempersiapkan pemimpin perangkat daerah yang mampu mendukung pembangunan.
Menurut Andi, kepemimpinan merupakan unsur penting dalam keberhasilan tata kelola pemerintahan. Karena itu, pengisian jabatan pimpinan tinggi perlu mempertimbangkan kompetensi dan potensi peserta, bukan hanya senioritas atau pengalaman kerja.
“Sehebat apa pun manajemennya, kalau tidak dijalankan oleh pemimpin yang tepat, itu pasti tidak akan bisa berjalan dengan baik. Sebaliknya, pemimpin yang bagus, meskipun manajemennya baru dan sedang dalam proses penataan, kalau pemimpinnya kita siapkan dengan baik, pasti akan membawa organisasi itu berjalan dengan baik,” ujar Andi Taufik.
Ia menjelaskan bahwa LAN menggunakan sejumlah metode penilaian, antara lain tes psikologi, asesmen center, wawancara, dan instrumen penilaian lainnya. Berbagai metode tersebut bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kemampuan dan potensi peserta sebagai bahan pertimbangan bagi gubernur dalam menentukan pejabat yang akan memimpin perangkat daerah.
Andi juga menyampaikan bahwa hasil asesmen LAN dapat dimanfaatkan selama kurang lebih dua hingga tiga tahun untuk mengikuti seleksi jabatan pimpinan tinggi di instansi lain, sepanjang memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Ia mengingatkan bahwa tidak semua peserta akan memperoleh jabatan yang tersedia. Karena itu, seluruh peserta diharapkan menghargai hasil seleksi dan mendukung siapa pun yang terpilih.
“Siapa pun nanti yang hasil asesmennya memiliki nilai tertinggi, sebagai akumulasi dari nilai portofolio, nilai makalah, nilai asesmen center, dan wawancara dari Pansel, sama-sama kita dukung,” katanya.
Andi menambahkan bahwa proses seleksi ini harus menjadi momentum bersama untuk memperkuat pemerintahan, bukan menimbulkan perpecahan di antara peserta. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang telah menyelenggarakan proses pengisian jabatan pimpinan tinggi sesuai prosedur dan ketentuan perundang-undangan.
Pelaksanaan kegiatan menghadapi kendala teknis akibat cuaca. Pembukaan dipusatkan di Hotel Grand Sartika, Wamena, sedangkan sejumlah tahapan lanjutan dilaksanakan di ruang SMP YPK dan lokasi uji kompetensi dengan pendampingan tiga anggota Pansel. Sementara itu, dua anggota Pansel Ukom dan tiga penguji mengikuti rangkaian pembukaan secara terpisah di Hotel Horison Abepura, Jayapura.
Melalui seleksi ini, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap dapat memperoleh pejabat pimpinan tinggi pratama yang profesional, berintegritas, dan kompeten untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung percepatan pembangunan di delapan kabupaten di Papua Pegunungan.
JAYAPURA – Perjalanan karier Brigjen Pol. Semmy Ronny Thabaa memasuki babak baru. Perwira tinggi Polri…
JAYAPURA-Tahun anggaran 2026, Pemkot Jayapura mendapat alokasi dana Bantuan Operasional Daerah (Bosda) yang bersumber dari…
JAYAPURA-Pelaksanaan Sensus Ekonomi yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura yang berakhir pada tanggal…
JAYAPURA-Sekitar seratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jayapura, memasuki masa purna tugas atau…
JAYAPURA-Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., memberikan warning ke sejumlah OPD…
MULIA, 12 Oktober 2026 – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Papua…