Daerah

GIDI Puncak Jaya Kembali Gelar Ibadah, Pemerintah Tegaskan Dukungan terhadap Kebebasan Beragama

‎Mulia, (Kamis,11/09)_Setelah melewati masa penuh tantangan, Gereja Injil di Indonesia (GIDI) di Kabupaten Puncak Jaya kembali melaksanakan ibadah seperti sediakala. Kegiatan ibadah dan doa bersama yang digelar hari ini di Gereja GIDI Emaus menjadi penanda penting bahwa kehidupan sosial dan spiritual masyarakat mulai pulih dan stabil pasca situasi keamanan yang sempat terganggu beberapa waktu lalu.

‎Ibadah berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Yubelina Enumbi, SE., MM., MH., sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kebebasan beribadah dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

‎Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa kembalinya aktivitas ibadah merupakan bukti nyata bahwa kondisi Puncak Jaya semakin kondusif dan masyarakat semakin bersatu dalam semangat damai dan keimanan.

‎“Kami sangat bersyukur karena Gereja GIDI kini kembali melaksanakan ibadah seperti sebelumnya dan menjadi tempat ibadah yang aktif serta terbuka bagi seluruh jemaat. Ini adalah bukti bahwa Puncak Jaya telah memasuki fase pemulihan yang positif, baik secara sosial maupun spiritual,” ujar Sekda.

‎Beliau juga menekankan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat, mempererat hubungan sosial, serta menjaga stabilitas dan kedamaian di daerah.

‎“Gereja bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga ruang untuk membina nilai-nilai kebersamaan, kasih, dan harapan. Pemerintah daerah mendukung penuh setiap langkah positif yang dilakukan gereja dalam membina masyarakat,” tambahnya.

‎Pada kesempatan yang sama, salah satu gembala menyampaikan bahwa mulai tanggal 14 September, seluruh gereja GIDI di Kabupaten Puncak Jaya akan kembali melaksanakan ibadah secara rutin. Doa bersama yang dilakukan hari ini menjadi simbol kesiapan jemaat untuk kembali beribadah seperti sediakala.

‎Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah jemaat dari berbagai distrik yang sebelumnya sempat mengalami keterbatasan akses akibat kondisi keamanan. Dengan dibukanya kembali ruang ibadah secara penuh, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalani kehidupan rohani secara normal dan mendukung proses pemulihan sosial di Kabupaten Puncak Jaya.

‎Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Kehadiran Sekretaris Daerah dalam kegiatan ini menjadi simbol bahwa pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan dalam membangun Puncak Jaya yang damai, sejahtera, dan beriman.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

WAMENA – Sebuah momentum bersejarah kembali terukir di tanah Papua Pegunungan. Ribuan masyarakat Lanny berkumpul…

10 jam ago

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Jayapura – Polres Boven Digoel bergerak cepat memberikan pelayanan, pendampingan, serta bantuan kemanusiaan kepada para…

12 jam ago

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Kabupaten Puncak – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini menghadiri peresmian Gedung Guest House Kabupaten Puncak…

16 jam ago

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

WAMENA – Komitmen mendalam diperlihatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya dalam mengakhiri konflik sosial…

22 jam ago

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

‎Mulia, (Sabtu, 23/05)_SD Inpres Mulia menggelar acara penamatan dan pelepasan siswa-siswi Kelas VI Angkatan XLV…

22 jam ago

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

WAMENA – 23 Mei 2026. Sebagai bagian dari proses mediasi dan rekonsiliasi konflik sosial atau…

3 hari ago