Wamena, 13 Februari 2026 — Sidang Majelis Wilayah Gereja Kerapatan Injil Bangsa Indonesia (KIBAID) Wilayah Papua resmi digelar di Aula Nora House Wamena. Sidang ke-20 ini berlangsung selama dua hari dengan mengusung tema “Roh yang menghidupkan” (Yohanes 6:63) dan subtema “Melalui Sidang Majelis Gereja KIBAID Wilayah Papua XX Tahun 2026, menjadi momentum bagi kita untuk selalu menyadari betapa pentingnya peran Roh Kudus dalam pelayanan.”
Sebelum sidang dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti ibadah bersama sebagai wujud kesatuan iman dan semangat pelayanan.
Ketua Badan Pengurus Majelis Gereja KIBAID Wilayah Papua, Pendeta Yusuf Roni Tandirerung, M.Th, menegaskan bahwa sidang ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelayanan tahun sebelumnya sekaligus menyusun program pelayanan tahun 2026.
“Saya berharap keputusan yang dihasilkan dapat diimplementasikan di seluruh wilayah pelayanan Gereja KIBAID di tanah Papua,” ujat Pdt. Yusuf Tandirerung.
Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Kabupaten Jayawijaya, Darmidha Kurnia, S.Sos, menyampaikan bahwa Gereja KIBAID merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun bangsa di bidang mental dan spiritual umat Kristen. Ia menekankan pentingnya peran gereja dalam menjaga moderasi beragama, merawat kerukunan, serta menjadi agen perdamaian di tengah keberagaman Indonesia.
“Atas nama pemerintah kami menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya sidang ini. Kami berharap program yang disusun dapat sejalan dengan visi pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang aman, rukun, dan kondusif,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Pendeta Yendri Banne Padang, S.Th, menyampaikan laporan pelaksanaan sidang yang diikuti oleh 30 peserta. Total biaya pelaksanaan mencapai Rp91.550.000, dengan rincian Kas Operasional Gereja KIBAID Wilayah Papua: Rp35.000.000, serta Swadaya Gereja KIBAID Jemaat Wamena: Rp56.550.000.
“Sidang ini membahas laporan kegiatan tahun 2025, evaluasi pelayanan, penyusunan rencana kegiatan tahun 2026, serta usulan dari jemaat lokal,” katanya.
Panitia menegaskan bahwa Gereja KIBAID Wilayah Papua bertekad mewujudkan visi sinodal yaitu “Jemaat Misioner” melalui program dan kegiatan di tingkat wilayah maupun jemaat lokal.
Sidang Majelis Wilayah Gereja KIBAID Papua XX tahun 2026 menjadi wadah penting untuk memperkuat pelayanan, mempererat kerjasama dengan pemerintah, serta meneguhkan komitmen gereja dalam melaksanakan Tri Panggilan Gereja. Dengan semangat tema “Roh yang menghidupkan”, diharapkan keputusan sidang ini membawa kemajuan bagi Gereja KIBAID dan menjadi berkat bagi masyarakat Papua.
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi















