Daerah

Gelar FGD Jurusan Akuntansi Uncen dengan Dunia Usaha dan Industri Guna Ciptakan Lulusan Unggul

JAYAPURA-Mendobrak Batas, Jurusan Akuntansi Uncen siap mengimplementasikan Permendikbud 53 tahun 2023, melalui Focus Group Discussion dengan pemangku kepentingan/mitra akan memberikan kesempatan bagi dosen dilingkungan jurusan akuntansi memperoleh masukan dan perspektif dari berbagai pihak terkait program studi, menyesuaikan program studi dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan, memperbaiki dan mengembangkan kurikulum agar lebih relevan dan efektif, memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan, meningkatkan kualitas keseluruhan program studi.

FGD menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa kurikulum yang ditawarkan relevan, terkini, dan memenuhi kebutuhan pasar kerja maupun masyarakat. Ada beberapa alasan mendasar mengapa FGD dengan pemangku kepentingan menjadi begitu penting dalam konteks pengembangan dan evaluasi program kajian, adapun target yang ingin dicapai melalui FGD Bersama mitra/stakeholder, antara lain;

  1. Melalui FGD, program studi dapat mengetahui kompetensi apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh industri sehingga kurikulum dapat disesuaikan.
  2. FGD membantu mengidentifikasi tren terbaru dalam industri terkait sehingga program studi dapat mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan terkini ke dalam kurikulum.
  3. Memperoleh masukan dari berbagai sudut ; pemangku kepentingan seperti alumni, industri, pemerintah, dan masyarakat memberikan perspektif yang beragam dan berharga untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
  4. Melalui FGD membantu kajian program untuk lebih akuntabel terhadap kebutuhan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.
  5. FGD membantu memastikan bahwa materi yang diajarkan relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
  6. Memberikan Masukan dari pemangku kepentingan dapat digunakan untuk mengembangkan modul pembelajaran yang lebih efektif dan menarik.
  7. FGD dapat memperkuat hubungan antara program studi dengan berbagai pemangku kepentingan, membuka peluang kerjasama dalam bentuk praktik kerja lapangan, penelitian bersama, dan lain sebagainya.
  8. Program studi yang aktif melibatkan pemangku kepentingan akan memiliki reputasi yang lebih baik di mata masyarakat dan dunia industri.
  9. FGD dapat digunakan untuk menyalakan efektivitas program studi dalam mencapai tujuan.
  10. Masukan dari pemangku kepentingan dapat digunakan untuk melakukan perbaikan terus-menerus terhadap program studi.

 

Hadir dalam FGD yakni Dosen di Lingkungan Jurusan Akuntansi, Alumni, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jayapura, Mahasiswa, Dinas Perindagkop Kota Jayapura, Pimpinan Bank Papua, dan Kepala Bursa EFek Indonesia.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Bupati Wilem Wandik: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Tolikara

BALI, 12 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Tolikara menyampaikan apresiasi atas penghargaan nasional Indonesia People’s…

7 jam ago

Ketua PKK Tolikara Ny.Elisabet Wandik Terima Indonesia People’s Choice Awards 2026

BALI, 13 Juni 2026 – Kabupaten Tolikara kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ketua Tim…

8 jam ago

11 Pejabat Baru, Papua Pegunungan Mantapkan Reformasi Birokrasi

WAMENA –11 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mengikuti Prosesi pengambilan…

22 jam ago

Bibit Ikan dan Pertanian, Harapan Baru untuk Keluarga Papua Tengah

Paniai, 12 Juni 2026 – Polda Papua Tengah kembali menunjukkan komitmennya mendukung kesejahteraan masyarakat melalui…

24 jam ago

Bupati Tolikara Dorong Swasembada Pangan Lewat Cetak Sawah 300 Hektar

Jakarta – Bupati Tolikara, Willem Wandik, menyiapkan pengembangan lahan sawah seluas 300 hektar di Distrik…

1 hari ago

Rp2,7 Miliar Dana Otsus Disalurkan untuk Pembangunan Gereja di Nduga

Kenyam, 12 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan keagamaan…

1 hari ago