Empat Nama Terduga Pelaku Kekerasan Bersenjata di Yahukimo Teridentifikasi

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YAHUKIMO – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus mengembangkan penyidikan terhadap rangkaian kasus kekerasan bersenjata yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dari hasil pengamanan sejumlah pihak pada pekan lalu, aparat mengungkap keterlibatan beberapa nama dalam berbagai aksi penembakan dan pembunuhan sejak 2023 hingga awal 2026.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa satu nama yang sebelumnya belum teridentifikasi, yakni Meno Kogoya, kini telah dipastikan terlibat dalam sejumlah tindak pidana kekerasan. Selain itu juga beliau menyampaikan terdapat tiga nama yang sebelumnya sudah teridentifikasi melkukan tindak pidana, namun setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif dan berdasarkan bukti-bukti lainnya. Ketiga nama tersebut perbuatannya berkembang pada tindak pidana lainnya.

“Dari hasil pengembangan penyidikan, Meno Kogoya terlibat dalam pembunuhan dua pendulang emas pada 20 September 2025, penembakan mobil Hilux Armor pada 22 September 2025, penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025, serta penembakan pesawat Hercules pada 14 Januari 2026,” ujarnya dalam doorstop kepada awak media (02/03).

Selain itu, aparat juga mengungkap tiga pelaku lainnya yang sudah teridentifikasi namun berkembang kepada tindak pidana lainnya. Antara lain, Kotor Payage alias Kotoran Giban, yang perkaranya telah dialihkan proses penanganannya ke Polda Papua. Ia diduga terlibat dalam penembakan mobil Strada putih pada Maret 2024, penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025, penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025, penembakan pesawat Hercules di Bandara Nop Goliat Dekai pada 14 Januari 2026, serta penembakan truk box di Kilometer 7 Logpon pada 30 Januari 2026.

Nama lain yang turut disebut adalah Enage Heluka, yang diduga terlibat dalam pengambilan video pernyataan pasca penembakan pada 12 Februari 2026. Sementara itu, Homi Heluka tercatat memiliki rangkaian dugaan keterlibatan lebih panjang, antara lain pembakaran mobil polisi di Jalan Statistik pada 2023, pembunuhan di Kali Silet pada 11 Februari 2024, serta penembakan sopir truk di Jalan Logpon pada 12 Februari 2026. Korban dalam peristiwa terakhir dilaporkan selamat dan telah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua.

Menurut Yusuf, pengungkapan ini merupakan hasil proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan oleh tim gabungan.

Menanggapi perkembangan tersebut, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap setiap pelaku kekerasan bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di Papua.

“Kami berkomitmen untuk menuntaskan setiap kasus kekerasan yang meresahkan masyarakat. Penegakan hukum dilakukan secara profesional, proporsional, dan berbasis bukti, guna memberikan kepastian hukum serta menjamin rasa aman bagi warga,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa selain kelompok kriminal bersenjata, aparat juga mendalami aktivitas kelompok yang dikategorikan sebagai kelompok kriminal politik.

“Kelompok ini tidak hanya melakukan kekerasan, tetapi juga menyebarkan narasi dan dokumentasi aksi mereka melalui media sosial. Saat ini kami melakukan profiling secara mendalam dan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.

Di samping proses penegakan hukum, aparat keamanan terus meningkatkan patroli di titik dan waktu rawan, serta melakukan pemetaan terhadap basis-basis yang diduga menjadi lokasi aktivitas kelompok tersebut. Upaya ini dilakukan untuk mencegah eskalasi kekerasan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Satgas Operasi Damai Cartenz

Berita Terkait

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Amankan Terduga Anggota KKB Kodap III Dulla di Intan Jaya
Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Disiplin ASN Kunci Keberhasilan Pemerintahan
Kapolres Paniai Cup 2026 Berakhir Meriah, Futsal dan Voli Satukan Warga
Jalan WILYON Resmi Dibuka, Tolikara Lepas Keterisolasian Pedalaman
Papua Pegunungan Raih Penghargaan Nasional, Terima Insentif Rp2 Miliar
Pembayaran TPP ASN Papua Pegunungan Berbasis Kehadiran dan Kinerja
Kunjungi Lahan Pertanian Masyarakat, Alpius Yigibalom: Mari Hidupkan Lahan Tidur Papua Pegunungan
Kebersamaan Lintas Iman, Gubernur Dapat Apresiasi Gereja Baptis

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:57 WIT

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Amankan Terduga Anggota KKB Kodap III Dulla di Intan Jaya

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:18 WIT

Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Disiplin ASN Kunci Keberhasilan Pemerintahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:20 WIT

Kapolres Paniai Cup 2026 Berakhir Meriah, Futsal dan Voli Satukan Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:51 WIT

Jalan WILYON Resmi Dibuka, Tolikara Lepas Keterisolasian Pedalaman

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:51 WIT

Papua Pegunungan Raih Penghargaan Nasional, Terima Insentif Rp2 Miliar

Berita Terbaru