Daerah

Dukung Hilirisasi Perikanan Air Tawar, Pemprov Papua Pegunungan Serahkan Peralatan Pascapanen Lengkap kepada Kelompok Usaha Wam Konakma di Woma

WAMENA, 29 Oktober 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan menyerahkan bantuan peralatan pascapanen dan pengolahan ikan kepada Kelompok Usaha Wam Konakma di Distrik Woma, Kampung Wesakma, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (29/10/2026).

Bantuan tersebut bertujuan mendukung pengembangan usaha perikanan air tawar, meningkatkan keterampilan pengolahan hasil panen, serta mendorong masyarakat menghasilkan produk olahan yang memiliki nilai tambah dan peluang pemasaran lebih luas.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Provinsi Papua Pegunungan, Ir. Paulus Arung Ramba, M.Si., mengatakan bahwa potensi budidaya ikan air tawar di wilayah Papua Pegunungan cukup menjanjikan. Namun, keterbatasan peralatan pengolahan pascapanen masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi para pembudidaya ikan.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan peralatan pascapanen untuk pengolahan ikan di Woma. Kita tahu bahwa potensi kolam ikan di sini sangat menjanjikan untuk pengembangan produksi ikan air tawar. Akan tetapi, para petani masih mengalami kendala dalam pengolahan hasil panen,” ujar Paulus.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut mencakup berbagai peralatan untuk mendukung proses pengolahan ikan, mulai dari penanganan hasil panen, penyimpanan, pengolahan, pengemasan, hingga pengeringan.

Sejumlah peralatan yang diserahkan antara lain electric fish scaler atau alat pembersih sisik ikan, cool box, freezer, mesin penggiling daging, exhaust fan, set pisau, plastik kemasan, mesin sealer, vacuum sealer, spatula stainless, nampan, baskom, serta rak pengasapan ikan.

Selain itu, bantuan juga mencakup tandon air, rak penyimpanan, etalase, kompor, alat cetak bakso, wajan penggorengan, panci kukus, timbangan digital, mesin spinner, dan perlengkapan pendukung kebersihan serta keselamatan kerja, seperti sarung tangan, masker, celemek, sepatu boot, hand sanitizer, sabun, dan peralatan kebersihan lainnya.

Peralatan tersebut diharapkan dapat membantu kelompok usaha mengolah hasil budidaya menjadi berbagai produk, seperti abon ikan, ikan kering, dan produk olahan lainnya.

Menurut Paulus, pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan dukungan peralatan yang memadai, hasil budidaya ikan diharapkan tidak hanya dipasarkan dalam bentuk ikan segar, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki daya simpan lebih lama.

“Kami berharap hasil produksi ikan tidak hanya dijual dalam bentuk ikan mentah atau ikan segar, tetapi juga dapat diolah menjadi abon ikan, ikan kering, dan produk lainnya. Dengan demikian, nilai jualnya dapat meningkat dan diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup para petani,” jelasnya.

Paulus juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi untuk merencanakan pelatihan pengolahan ikan bagi kelompok usaha tersebut di Jayapura. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengoperasikan peralatan dan mengembangkan produk olahan ikan secara lebih baik.

Ia mengatakan, pelaksanaan pelatihan masih menunggu kondisi transportasi udara yang memungkinkan. Jika penerbangan telah berjalan lancar, pihaknya berencana membawa perwakilan kelompok usaha untuk mengikuti pelatihan pengolahan ikan di Jayapura.

Sementara itu, perwakilan Kelompok Usaha Wam Konakma, Weni Lagoan, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Pegunungan dan Dinas Peternakan dan Perikanan atas bantuan peralatan yang diberikan kepada kelompoknya.

“Saya dari Kelompok Usaha Wam Konakma mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Dinas Perikanan Provinsi Papua Pegunungan yang telah membantu peralatan untuk pengolahan hasil budidaya ikan air tawar yang kami miliki. Terima kasih atas bantuan ini sehingga kami dapat melanjutkan usaha pengolahan hasil ikan,” ungkap Weni.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh anggota kelompok untuk mengembangkan usaha perikanan air tawar dan meningkatkan hasil produksi yang dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi.

Melalui penyerahan bantuan ini, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap kelompok usaha perikanan masyarakat semakin mampu mengembangkan potensi lokal, meningkatkan keterampilan pengolahan hasil panen, serta membuka peluang usaha yang lebih luas.

Dukungan terhadap pengolahan pascapanen ini diharapkan turut memperkuat sektor perikanan air tawar sebagai salah satu sumber penghidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Jayawijaya dan wilayah Papua Pegunungan secara umum.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

20 Personel Polda Papua Tengah Lulus Seleksi PAG dan SBP 2026, Siap Tingkatkan Profesionalisme serta Pengabdian kepada Masyarakat

NABIRE – Sebanyak 20 personel Polda Papua Tengah dinyatakan lulus terpilih dalam Sidang Kelulusan Seleksi…

3 jam ago

11 Rumah Kios di Puncak Jaya Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

PUNCAK JAYA – Sebanyak 11 unit rumah kios di kawasan eks Pasar Lama, Kota Baru,…

4 jam ago

DWP Papua Pegunungan Tekankan Pentingnya Pembinaan Generasi Muda, KNPI Disebut Sebagai Laboratorium Pencetak Pemimpin Masa Depan

WAMENA – Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Pegunungan, Elai Giban, S.E., M.M., mengajak…

4 jam ago

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kantor Pertanahan Jayawijaya Tegaskan Semangat Patriotik, Gigih dan Berempati dalam Pelayanan Publik

WAMENA – Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan penuh…

6 jam ago

DWP Papua Pegunungan Canangkan HUT ke-27, Siapkan Lima Program Pemberdayaan Perempuan

WAMENA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Pegunungan mencanangkan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun…

7 jam ago

Kasus Narkoba Libatkan Narapidana dan Petugas JNE di Wamena, Polisi Sita 27,36 Gram Sabu dan Tetapkan Tiga Tersangka

WAMENA – Satuan Reserse Narkoba Polres Jayawijaya mengamankan tiga tersangka dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika…

7 jam ago