Daerah

Distribusi Beras ASN Tertunda, Pemerintah Daerah Pastikan Hak Tetap Dipenuhi

Mulia, Senin (09/03/2026) – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Arman, SE., menyampaikan penjelasan terkait keterlambatan penyaluran beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten.

Dalam penjelasannya, Kabag Kesra menyampaikan bahwa setiap awal tahun biasanya terjadi keterlambatan distribusi beras karena proses pengadaan harus melalui mekanisme lelang terlebih dahulu. Untuk tahun anggaran 2026, proses lelang pengadaan beras baru selesai pada minggu lalu.

Ia juga menjelaskan bahwa pada akhir tahun 2025, khususnya untuk penyaluran triwulan IV, sempat terjadi kendala karena stok beras di gudang Bulog kosong. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di satu daerah, tetapi juga dialami oleh sejumlah kabupaten di wilayah pegunungan.

“Pada bulan Desember 2025 kami sudah mengusulkan agar penyaluran beras triwulan berikutnya segera dilakukan. Namun setelah dilakukan pengecekan, ternyata stok beras di gudang Bulog kosong sehingga proses distribusi tidak dapat dilakukan,” jelasnya.

Selain itu, pihak penyedia juga tidak berani melakukan pengangkutan sebelum adanya penetapan resmi pemenang tender pengadaan beras. Hal ini dilakukan untuk menghindari permasalahan administrasi dan keuangan di kemudian hari.

Menurut Kabag Kesra, setelah proses lelang selesai pada minggu lalu, saat ini pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dan mendesak pihak terkait agar distribusi beras dapat segera dilakukan ke daerah.

“Kami terus berkoordinasi dan mendesak pihak terkait agar beras ASN dapat segera dikirim ke daerah. Ini juga menjadi perhatian kami karena merupakan hak ASN yang harus dipenuhi,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan hak ASN dapat terpenuhi. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan komunikasi aktif dengan pihak penyedia maupun instansi terkait agar proses pengiriman dapat segera dilaksanakan.

Apabila dalam waktu dekat penyaluran beras belum juga dilakukan, pihaknya berencana memanggil langsung pihak terkait untuk meminta penjelasan sekaligus mempercepat proses distribusi.

Pemerintah daerah berharap setelah proses penunjukan pemenang tender selesai, penyaluran beras ASN dapat segera direalisasikan sehingga kebutuhan ASN di daerah dapat terpenuhi.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Polsek Makimi Dampingi Penjualan 7,55 Ton Jagung ke BULOG

NABIRE – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui pendampingan penjualan…

1 jam ago

Merawat Kebersihan, Merajut Persaudaraan: Polres Intan Jaya Hadir di Kampung Wandoga

INTAN JAYA – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Intan Jaya melaksanakan…

2 jam ago

Subsidi Transportasi Udara dan Laut, Jalan Pemerintah Dekatkan Pelayanan ke Kampung

Oleh John NR Gobai DPR Papua Tengah Pengantar Masyarakat Papua 70% ada didaerah daerah yang…

4 jam ago

Polres Puncak Jaya Gelar Bakti Kesehatan dan Donor Darah Sambut HUT Bhayangkara ke-80

MULIA – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Puncak Jaya menggelar kegiatan bakti kesehatan…

5 jam ago

Polres Deiyai Gelar Baksos Bhayangkara, Wujud Nyata Kepedulian Polri

DEIYAI – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Deiyai bersama Polsek Tigi…

16 jam ago

DWP Tolikara Ikuti Rakerda Papua Pegunungan, Perkuat Peran Perempuan ASN

Wamena, 23 Juni 2026 – Upaya memperkuat peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah terus dilakukan…

17 jam ago