Distribusi Beras ASN Tertunda, Pemerintah Daerah Pastikan Hak Tetap Dipenuhi

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulia, Senin (09/03/2026) – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Arman, SE., menyampaikan penjelasan terkait keterlambatan penyaluran beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten.

Dalam penjelasannya, Kabag Kesra menyampaikan bahwa setiap awal tahun biasanya terjadi keterlambatan distribusi beras karena proses pengadaan harus melalui mekanisme lelang terlebih dahulu. Untuk tahun anggaran 2026, proses lelang pengadaan beras baru selesai pada minggu lalu.

Ia juga menjelaskan bahwa pada akhir tahun 2025, khususnya untuk penyaluran triwulan IV, sempat terjadi kendala karena stok beras di gudang Bulog kosong. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di satu daerah, tetapi juga dialami oleh sejumlah kabupaten di wilayah pegunungan.

“Pada bulan Desember 2025 kami sudah mengusulkan agar penyaluran beras triwulan berikutnya segera dilakukan. Namun setelah dilakukan pengecekan, ternyata stok beras di gudang Bulog kosong sehingga proses distribusi tidak dapat dilakukan,” jelasnya.

Selain itu, pihak penyedia juga tidak berani melakukan pengangkutan sebelum adanya penetapan resmi pemenang tender pengadaan beras. Hal ini dilakukan untuk menghindari permasalahan administrasi dan keuangan di kemudian hari.

Menurut Kabag Kesra, setelah proses lelang selesai pada minggu lalu, saat ini pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dan mendesak pihak terkait agar distribusi beras dapat segera dilakukan ke daerah.

“Kami terus berkoordinasi dan mendesak pihak terkait agar beras ASN dapat segera dikirim ke daerah. Ini juga menjadi perhatian kami karena merupakan hak ASN yang harus dipenuhi,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan hak ASN dapat terpenuhi. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan komunikasi aktif dengan pihak penyedia maupun instansi terkait agar proses pengiriman dapat segera dilaksanakan.

Apabila dalam waktu dekat penyaluran beras belum juga dilakukan, pihaknya berencana memanggil langsung pihak terkait untuk meminta penjelasan sekaligus mempercepat proses distribusi.

Pemerintah daerah berharap setelah proses penunjukan pemenang tender selesai, penyaluran beras ASN dapat segera direalisasikan sehingga kebutuhan ASN di daerah dapat terpenuhi.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum
Gereja Bersatu: Hentikan Militerisasi, Utamakan Dialog di Papua
Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum
Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus
Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi
Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai
Kembali ke Tanah Kamoro, Menjadi Kapolres Mimika Adalah Cita-Cita AKBP Alredo Rumbiak
Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini Silaturahmi ke Kejati Papua, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:57 WIT

Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:07 WIT

Gereja Bersatu: Hentikan Militerisasi, Utamakan Dialog di Papua

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:29 WIT

Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:56 WIT

Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:50 WIT

Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi

Berita Terbaru