WAMENA – Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mulai menghadapi tantangan akibat gangguan penerbangan yang dipicu kabut asap dalam sepekan terakhir. Meski hingga saat ini sejumlah SPBU masih mampu melayani kebutuhan masyarakat, kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada ketersediaan BBM apabila berlangsung lebih lama.
Pengelola SPBU Putra Baliem Baliem Mandiri Wamena, Meggy Pasaribu, mengatakan gangguan penerbangan mulai memengaruhi kelancaran distribusi pasokan BBM ke Wamena. Namun, stok yang tersedia saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Menurut Meggy, persediaan BBM diperkirakan masih mampu menopang pelayanan dalam tiga hingga lima hari ke depan. Akan tetapi, jika kabut asap semakin parah dan tidak ada penerbangan yang mengangkut pasokan barang ke Wamena, potensi kelangkaan BBM dapat terjadi dalam waktu relatif singkat.
“Untuk sementara, pasokan yang masuk masih bisa menutupi kebutuhan harian. Namun, kalau dalam tiga sampai empat hari ke depan tidak ada penerbangan yang membawa barang, otomatis akan terjadi kelangkaan BBM di Wamena,” ungkapnya, Kamis (15/10/2026).
Ia menjelaskan, keterbatasan kuota pasokan menjadi salah satu faktor yang membuat distribusi BBM di Wamena rentan terganggu apabila jalur pengangkutan melalui udara tidak berjalan normal.
Meggy menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima arahan lebih lanjut dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) terkait penyesuaian pelayanan maupun distribusi BBM selama gangguan penerbangan berlangsung.
Karena itu, pelayanan di SPBU Putra Baliem Baliem Mandiri masih mengikuti ketentuan kuota yang telah ditetapkan pemerintah daerah melalui instansi terkait.
Sementara itu, Pengelola SPBU Anwarudin dan Lasminingsih Wamena, Suyono, membenarkan bahwa gangguan penerbangan akibat kabut asap dalam kurun waktu sekitar satu minggu terakhir turut menjadi perhatian para pengelola SPBU.
Meski demikian, ia memastikan pelayanan kepada masyarakat masih berjalan dengan mengandalkan persediaan BBM yang telah tersedia sebelum gangguan penerbangan terjadi.
Menurut Suyono, operasional penerbangan sangat bergantung pada kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan. Pesawat hanya dapat melakukan penerbangan maupun pendaratan apabila kondisi dinilai memungkinkan.
Ia mengapresiasi upaya maskapai Trigana Air Service yang tetap berusaha melayani penerbangan ke Wamena ketika cuaca memungkinkan, termasuk pada sore hari. Namun, pengangkutan BBM tidak dapat dilakukan secara maksimal karena kapasitas angkutan juga harus mempertimbangkan kebutuhan logistik lainnya.
Suyono mengatakan, pihaknya akan tetap berupaya melayani masyarakat selama stok dan alokasi BBM masih tersedia. Untuk BBM jenis Bio Solar yang menggunakan kartu pengendali, penyalurannya tetap disesuaikan dengan alokasi harian dan ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan, pengaturan penyaluran perlu dilakukan secara cermat agar stok yang tersedia dapat dibagi dan pelayanan tetap berlangsung selama beberapa hari, terutama untuk BBM bersubsidi seperti Bio Solar dan Pertalite.
Sementara itu, Dexlite dan Pertamax dipasarkan melalui mekanisme penjualan nonsubsidi, sedangkan penyaluran BBM bersubsidi harus mengikuti ketentuan alokasi yang telah ditetapkan.
Suyono berharap kondisi kabut asap yang menghambat penerbangan segera berakhir sehingga distribusi logistik, termasuk BBM, dapat kembali berjalan normal.
Kedua pengelola SPBU tersebut mengimbau masyarakat agar tetap tenang karena pelayanan BBM masih berlangsung. Namun, keberlanjutan pasokan dalam beberapa hari mendatang sangat bergantung pada kondisi cuaca dan kelancaran penerbangan menuju Wamena.
DOGIYAI, PAPUA TENGAH – Menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi. Pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda,…
WAMENA – Kebakaran hutan dan lahan seluas kurang lebih enam hektare yang melanda Kampung Karujaya…
WAMENA, 16 Oktober 2026. Kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu pesan yang diangkat dalam peringatan…
NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengajak seluruh pemerintah daerah di wilayah…
NABIRE – Polda Papua Tengah mengusulkan peningkatan status Polres Nabire dan Polres Mimika menjadi Kepolisian…
NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan program…