Daerah

Dinkes Papua Pegunungan Siap Cover Penanganan Pasien Gizi Buruk Asal Yahukimo di Jayapura

-Tunggu Laporan Dinkes Yahukimo

WAMENA-Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Pegunungan dr. Ronny Situmorang M.Kes  memastikan masih mencari konfirmasinya dari RS Abepura dan Dian Harapan terkait adanya laporan Dua pasien Orang Asli Papua (OAP) dari keluarga tidak mampu asal Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, sepekan terakhir sedang mendapat perawatan intensif di dua rumah sakit berbeda di Jayapura, Provinsi Papua.

“Sampai saat ini belum mendapat konfirmasi itu, namun dapat dipastikan kalau memang pasien gizi buruk dari Yahukimo itu ada maka sudah pasti akan ditanggung biaya karena dalam penanganannya apabila anak tersebut ada maka dimasukan dalam klaimmya APBD Provinsi Papua pegunungan sehingga sekarang saya masih meminta kepada petugas kesehatan di Papua pegunungan untuk melacak beberadaan anak tersebut,”Ungkap dr Ronny di Wamena, Kamis (22/2/2024)

Ia juga memastikan untuk klaim blBPJSnya  dipastikan sudah ada jika  tidak ditanggung Kabupaten Yahukimo maka Provinsi Papua Pegunungan mengcover hal tersebut.

Pihaknya juga masih menunggu konfirmasi dari Kabupaten Yahukimo dalam hal ini Dinas Kesehatan, sebab Pemprov Papua Pegunungan tidak bisa semua kejadian seperti itu langsung Provinsi Papua Pegunungan yang mengambil alih.

“Kan harus ada orang dari Kabupaten dulu yang turun kesana, nanti kalau ada hal –hal yang perlu kita di Provinsi bantu baru kita akan bantu, namun sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukumo,”Pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan ada dua pasien asal Yahukimo yang membutuhkan bantuan penanganan dari Pemkab Yahukimo dan Pemprov Papua Pegunungan yakni Maleaki Ahayon, bayi laki-laki berusia 1 tahun 3 bulan itu divonis gizi buruk sejak lahir dan kini mendapat penanganan intensif di RSUD Abepura sejak 12 Februari 2024 lalu dan Kostan Lelampo (16), pasien tumor di atas hidung.

Kostan sudah dioperasi dan telah menjalani tiga kali perawatan di rumah sakit yang sama yakni 5-12 Desember 2023 (perawatan pertama), 26 Desember 2023-5 Januari 2024 (perawatan kedua), dan 12-24 Januari 2024 (perawatan ketiga). Dan saat ini, ia sedang bersiap menjalani operasi berikutnya.(*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai

Sugapa – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial EK (18) yang…

31 menit ago

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

POTRETPAPUA.COM, JAKARTA – Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi salah satu lokasi…

20 jam ago

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Jayapura – Sebanyak 160 peserta mengikuti penyuluhan dan pelatihan ecoprint dalam kegiatan Youth Camp dan…

1 hari ago

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Wamena, 26 Mei 2026 – Sebanyak 24 putra-putri asli daerah asal Kabupaten Mamberamo Tengah mengikuti…

1 hari ago

Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah

Wamena, 26 Mei 2026 – Sebuah langkah bersejarah lahir dari Kabupaten Mamberamo Tengah. Untuk pertama…

1 hari ago

Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan

Kenyam, 29 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pendidikan, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten…

1 hari ago