Dinkes Jayapura Latih Tenaga Medis Tangani Kusta dan Frambusia

- Penulis

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, 8 September 2025 — Dalam upaya memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di tingkat layanan dasar, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura menyelenggarakan Pelatihan Kusta dan Frambusia bagi tenaga medis dari seluruh puskesmas di wilayah Kabupaten Jayapura. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Horex Sentani dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Anton Mote.

Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit menular yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah terpencil. Kusta dan frambusia, sebagai penyakit tropis yang dapat dicegah dan diobati, memerlukan penanganan dini dan pendekatan berbasis komunitas.

Dalam sambutannya, dr. Anton Mote menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat kompetensi tenaga medis di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, semoga para tenaga medis bisa menjalankan tugas lebih baik lagi ke depannya, agar apa yang menjadi target Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura dalam menurunkan angka kesakitan maupun kematian bisa dapat terwujud,” harapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai puskesmas, dengan materi pelatihan mencakup identifikasi dini kasus kusta dan frambusia, teknik pemeriksaan lapangan, pendekatan edukatif kepada masyarakat, serta pelaporan dan tindak lanjut kasus.

Lanjutnya, Dinas Kesehatan juga menggandeng para narasumber dari bidang penyakit menular dan kesehatan lingkungan untuk memberikan pembekalan teknis dan studi kasus lapangan. Para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh secara langsung di wilayah kerja masing-masing, serta menjadi agen perubahan dalam upaya eliminasi penyakit tropis terabaikan.

Pelatihan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif, responsif, dan berkelanjutan. Dengan sinergi antara tenaga medis, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Jayapura dapat menjadi contoh daerah yang berhasil menurunkan prevalensi penyakit menular melalui pendekatan promotif dan preventif yang kuat.(Yigibalom)

Penulis : Yigibalom

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Tujuh Sekolah Dasar Gelar Ujian Bersama di SD Negeri Mulia
Penegakan Hukum Terukur: Satgas Cartenz Ungkap Fakta Baru KKB Yahukimo
Kapolda Papua Tengah Tinjau Polsek Tembagapura, Pastikan Keamanan Obvitnas Freeport Terjaga
Polda Papua Tengah Tutup Diksar Satpam Gada Pratama PT Prima Karya Sarana Sejahtera
Yan Mandenas Kritik Penanganan Keamanan di Papua, Desak Menteri HAM Turun Langsung
Yan Mandenas Kunjungi Lapas Nabire, Dorong Perbaikan Fasilitas dan Sistem Keamanan
Tak Ada Toleransi: ANS Lalai Akan Ditindak Tegas!
Peringati Hardiknas, Guru Adalah Garda Terdepan Cetak Generasi Penerus Puncak Jaya

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIT

Tujuh Sekolah Dasar Gelar Ujian Bersama di SD Negeri Mulia

Senin, 4 Mei 2026 - 18:04 WIT

Penegakan Hukum Terukur: Satgas Cartenz Ungkap Fakta Baru KKB Yahukimo

Senin, 4 Mei 2026 - 17:47 WIT

Kapolda Papua Tengah Tinjau Polsek Tembagapura, Pastikan Keamanan Obvitnas Freeport Terjaga

Senin, 4 Mei 2026 - 17:31 WIT

Polda Papua Tengah Tutup Diksar Satpam Gada Pratama PT Prima Karya Sarana Sejahtera

Senin, 4 Mei 2026 - 17:18 WIT

Yan Mandenas Kritik Penanganan Keamanan di Papua, Desak Menteri HAM Turun Langsung

Berita Terbaru