Dinkes Jayapura Gencarkan Pemeriksaan Rutin Tekan Angka Stunting

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani, 23 Juli 2025 — Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Kesehatan terus mengintensifkan upaya penanggulangan stunting setelah mencatat sebanyak 966 anak mengalami stunting sepanjang tahun 2024. Data tersebut dihimpun dari sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Jayapura.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, menyampaikan bahwa Distrik Ravenirara, Airu, dan Lereh menjadi wilayah dengan angka stunting tertinggi dan akan menjadi fokus utama penanganan.

“Tiga distrik itu akan jadi perhatian kami. Kami akan berkolaborasi dengan OPD terkait untuk segera melakukan penanggulangan,” ujar dr. Anton kepada wartawan, Rabu (23/7/2025).

Untuk menekan angka stunting, Dinas Kesehatan akan melakukan penjaringan aktif melalui pemeriksaan rutin di seluruh unit layanan kesehatan. Pemeriksaan ini mencakup deteksi dini anak-anak yang tergolong stunting serta pelayanan kesehatan bagi ibu hamil sebagai bagian dari upaya preventif.

“Kami akan lakukan pemeriksaan rutin di semua unit layanan. Anak yang sudah stunting akan kami tangani agar kondisinya tidak memburuk,” jelas Anton.

Penanganan stunting tidak dilakukan sendiri. Dinas Kesehatan akan menggandeng berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Tim Penggerak PKK untuk memperkuat intervensi di lapangan. Kolaborasi ini sejalan dengan arahan Bupati Jayapura yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.

“Pencegahan akan kami gencarkan di daerah-daerah yang memiliki potensi tinggi. Kami tidak bisa bekerja sendiri, kolaborasi adalah kunci,” tegas Anton.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu menekan angka stunting secara signifikan dan menciptakan generasi Papua yang sehat dan kuat. Pemerintah Kabupaten Jayapura berkomitmen untuk menjadikan isu stunting sebagai prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia.(Yigibalom)

Penulis : Yigibalom

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Jamkrida Papua Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Program CSR
Polda Papua Tengah Gelar Aneka Ragam Perlombaan, Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Ribka Haluk: Rp2,7 Triliun Dana Otsus dan DTI Harus Tepat Sasaran
Dekranasda Papua Pegunungan Gelar Rakor Perdana, Satukan Visi Pengrajin Lokal
Mus Kogoya: Lulusan Sekolah Alkitab Mulia Harus Jaga Nilai Injil dalam Kehidupan Sehari-hari
Wabup Mus Kogoya: ASN Harus Jadi Teladan Persatuan dan Kesatuan
Brigjen Pol. Jermias Rontini: Anak-anak Papua Tidak Boleh Kehilangan Masa Depan
Perhaki Papua Gelar PKPA Nasional Online Angkatan V, Hadirkan Ketua Umum DPP

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:52 WIT

Jamkrida Papua Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Program CSR

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:18 WIT

Polda Papua Tengah Gelar Aneka Ragam Perlombaan, Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:05 WIT

Ribka Haluk: Rp2,7 Triliun Dana Otsus dan DTI Harus Tepat Sasaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:34 WIT

Dekranasda Papua Pegunungan Gelar Rakor Perdana, Satukan Visi Pengrajin Lokal

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:02 WIT

Mus Kogoya: Lulusan Sekolah Alkitab Mulia Harus Jaga Nilai Injil dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terbaru