Wamena, 19 Desember 2025 — Dalam semangat kasih dan kepedulian menyambut Natal 2025, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyalurkan bantuan sembako kepada 26 asrama, panti asuhan, dan rumah singgah yang tersebar di Kota Wamena.
Bantuan yang diberikan berupa beras, minyak goreng, mi instan, garam, gula, teh, dan kebutuhan pokok lainnya. Langkah ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap anak-anak dan penghuni lembaga sosial yang merayakan Natal dan Tahun Baru jauh dari keluarga.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Y. Telenggen, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pelayanan sosial yang terus digalakkan pemerintah daerah.
“Natal adalah momen penuh kasih, harapan, dan sukacita. Namun, kita juga harus ingat bahwa tidak semua saudara-saudari kita merayakannya dalam kelimpahan. Karena itu, hari ini kami hadir untuk berbagi, untuk menunjukkan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Kami datang membawa sedikit berkat, namun dengan cinta yang besar,” ujar Yanius.
“Kami menyerahkan bantuan sembako kepada 26 asrama, panti asuhan, dan rumah singgah di Kota Wamena. Ini bukan sekadar bantuan logistik, tetapi bentuk nyata dari komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih. Kami ingin anak-anak di asrama dan panti asuhan tahu bahwa mereka tidak sendiri—ada pemerintah yang peduli dan ingin mereka merasakan sukacita Natal seperti anak-anak lainnya.”
Yanius juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat terhadap penghuni lembaga sosial agar program bantuan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
“Ke depan, kami berharap ada kerja sama yang lebih erat antara pengelola asrama dan pemerintah dalam hal pendataan. Dengan data yang baik, kami bisa memberikan perhatian yang lebih tepat sasaran. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang terlewat dari perhatian dan kasih sayang negara,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan dari salah satu asrama, Naki Kumara, menyampaikan rasa syukur dan haru atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, khususnya Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban kami, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kami tidak sendiri. Di tengah keterbatasan, ada tangan-tangan kasih yang menjangkau kami,” ungkap Naki dengan mata berkaca-kaca.
“Natal tahun ini terasa lebih hangat dan penuh makna. Bantuan ini bukan sekadar sembako, tapi juga harapan dan cinta kasih yang menyentuh hati kami. Semoga kebaikan ini menjadi berkat yang terus mengalir dan menguatkan kami untuk terus bermimpi dan melangkah maju,” tutupnya dengan penuh haru.
Kegiatan ini menjadi simbol bahwa semangat Natal bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang berbagi, peduli, dan menghadirkan harapan bagi sesama—terutama mereka yang paling membutuhkan.
WAMENA, 21 April 2026 – Suasana penuh warna dan keceriaan tampak mewarnai peringatan Hari Kartini…
Puncak Jaya, Papua – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Puncak Jaya berhasil melumpuhkan satu…
TIOM – Wakil Bupati Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni, ST., membuka secara resmi kegiatan Forum…
NABIRE - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya pengembangan…
WAMENA, 20 April 2026 – Lautan manusia memadati Stadion Pendidikan Itlay Ikinia Wamena, Senin (20/4),…
Oksibil, Papua Pegunungan — Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil…