Dekranasda Tolikara Tampilkan 23 Motif Kain Khas di HUT Dekranas Makassar

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, 9 Juli 2026 – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tolikara memanfaatkan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai ajang untuk memperluas jejaring, meningkatkan kapasitas para perajin, sekaligus mempromosikan kekayaan kerajinan khas Tolikara kepada masyarakat Indonesia.

Ketua Dekranasda Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, S.E., M.M. didampingi Wakil Ketua Dekranasda beserta jajaran pengurus dan anggota, menghadiri rangkaian kegiatan HUT Dekranas ke-46 yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan Dekranasda dari seluruh Indonesia dalam berbagai agenda, mulai dari pameran produk unggulan daerah, seminar, hingga forum berbagi pengalaman mengenai pengembangan industri kerajinan nasional.

Ny. Elisabet mengatakan keikutsertaan Dekranasda Kabupaten Tolikara merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk kerajinan daerah sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

“HUT Dekranas bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang belajar bagi seluruh Dekranasda di Indonesia. Kami datang untuk melihat berbagai inovasi, memperluas wawasan, serta membangun jaringan yang nantinya dapat mendukung perkembangan para perajin di Kabupaten Tolikara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rombongan Kabupaten Tolikara yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah sekitar 42 orang, terdiri atas pengurus Dekranasda, pengurus TP PKK, sekretariat, ketua-ketua Pokja, serta perwakilan kader dari berbagai distrik.

Menurutnya, keikutsertaan para peserta diharapkan mampu membawa pengalaman baru yang dapat diterapkan dalam pembinaan pelaku usaha kerajinan dan UMKM di Tolikara.

“Seluruh peserta akan menjadi agen perubahan di daerah. Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan nasional ini akan kami kembangkan melalui berbagai program pembinaan bagi masyarakat dan para perajin lokal,” katanya.

Sebagai organisasi yang berperan dalam melestarikan sekaligus mengembangkan kerajinan daerah, Dekranasda Kabupaten Tolikara terus melakukan berbagai pembinaan kepada para perajin. Selama lebih dari satu tahun kepengurusan, Dekranasda berhasil mengembangkan 23 motif kain khas Tolikara, baik dalam bentuk kain printing maupun batik tulis, yang mengangkat kekayaan budaya serta potensi alam daerah, seperti buah merah dan berbagai motif khas Tolikara.

“Kami ingin setiap motif yang kami hasilkan memiliki identitas budaya Tolikara. Kerajinan bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas,” ungkap Ny. Elisabet.

Ia menambahkan, Dekranasda Kabupaten Tolikara juga tengah mempersiapkan diri mengikuti pameran kerajinan tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta pada September mendatang. Ajang tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkenalkan batik tulis dan berbagai produk kerajinan unggulan Tolikara kepada pasar yang lebih luas.

Menurutnya, pengembangan sektor kerajinan merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda.

“Melalui Dekranasda kami ingin melahirkan lebih banyak perajin yang kreatif, mandiri, dan mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing. Potensi yang dimiliki Tolikara sangat besar dan perlu terus dikembangkan,” jelasnya.

Ke depan, Dekranasda Kabupaten Tolikara akan memperluas berbagai program pelatihan keterampilan, mulai dari pembuatan batik tulis, mahkota adat, anyaman, hingga berbagai kerajinan tangan lainnya. Program tersebut akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tolikara sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif daerah.

Ny. Elisabet juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara, khususnya Bupati Tolikara beserta Dinas Perindustrian dan Perdagangan, yang selama ini memberikan dukungan terhadap berbagai program pembinaan perajin dan pengembangan UMKM.

“Kami bersyukur pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap pengembangan industri kerajinan. Sinergi ini menjadi modal penting bagi Dekranasda dalam membina para perajin agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki nilai jual yang tinggi,” ujarnya.

Selain memperkuat sektor kerajinan, Dekranasda Kabupaten Tolikara juga terus mendorong lahirnya pelaku UMKM berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan hasil pertanian, pengolahan pangan lokal, serta pengembangan usaha kreatif masyarakat.

Menutup keterangannya, Ny. Elisabet mengajak seluruh masyarakat untuk semakin mencintai dan menggunakan produk-produk hasil karya perajin Tolikara sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Jika kita bangga menggunakan produk daerah sendiri, maka para perajin akan semakin berkembang, UMKM akan semakin maju, dan nama Tolikara akan semakin dikenal melalui karya-karya terbaik anak daerah,” tutupnya.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemkab Tolikara

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026
Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota
Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya
Wabup Mus Kogoya Beri Motivasi CPNS: Bangun Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen Sejak Awal Pengabdian
Wabup Mus Kogoya Imbau Masyarakat dan ASN Puncak Jaya Gunakan Masker, Jaga Kesehatan, dan Tingkatkan Disiplin Kerja
Kunjungan Wakil Gubernur Papua Tengah di Puncak Jaya Berjalan Lancar Berkat Kesiapsiagaan Aparat Gabungan
Gubernur John Tabo Salurkan Rp1,25 Miliar Dana Otsus untuk 50 Kelompok Ekonomi Kreatif di Papua Pegunungan
Relawan TIK Papua Apresiasi Inovasi Digital Tiga Instansi di Kepulauan Yapen, Pelayanan Publik Kian Terbuka

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:35 WIT

Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:37 WIT

Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:05 WIT

Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:57 WIT

Wabup Mus Kogoya Beri Motivasi CPNS: Bangun Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen Sejak Awal Pengabdian

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:44 WIT

Wabup Mus Kogoya Imbau Masyarakat dan ASN Puncak Jaya Gunakan Masker, Jaga Kesehatan, dan Tingkatkan Disiplin Kerja

Berita Terbaru