Daerah

Bupati Nduga: Kami Tidak Pernah Tinggalkan Masyarakat Korban Bencana, Mebarok Memiliki Kesulitan Yang Berbeda

Kenyam, 9 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Nduga memastikan bahwa pencarian dan pemberian bantuan kepada masyarakat korban bencana longsor dan banjir di distrik Dal dan Mebarok (Yuguru) terus dilakukan. PLT Bupati Nduga, Yoas Beon, menegaskan bahwa tidak ada perbedaan perhatian dalam penanganan bencana di kedua distrik tersebut.

Yoas Beon membantah pernyataan sejumlah tokoh dan keluarga korban yang mengatakan bahwa pemerintah tidak serius menangani bencana di Distrik Mebarok. Ia menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan pemasangan pos di Wamena dan Kenyam, serta telah menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan penanganan.

“Penanganan di distrik Dal sudah dilakukan dengan cepat dan tepat, namun akses ke Mebarok masih mengalami kesulitan. Kami masih menunggu laporan dan foto-foto kejadian untuk dapat diserahkan kepada TNI Kakopwilhan III dan hari ini kami sudah dapatkan untuk meyakinkan Takopwilhan bisa membantu heli kesana,” kata Yoas Beon.

Menurut Yoas Beon, akses ke distrik Dal dapat dilakukan dengan menggunakan helikopter TNI, namun akses ke Mebarok masih terbatas. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah telah menyerahkan bantuan kepada keluarga korban di Wamena dan telah membentuk tim untuk mengumpulkan bukti dan memberikan bantuan.

“Kami telah membentuk tim untuk melakukan penanganan di lapangan di Dal dan Mebarok, dan kami juga telah menyerahkan bantuan kepada keluarga korban. Kami meminta semua pihak untuk tidak membuat pernyataan yang menyesatkan dan harus mengikuti perkembangan situasi di lapangan,” kata Yoas Beon.

Yoas Beon juga meminta agar semua pihak dapat bekerja sama dalam penanganan bencana tersebut. Ia juga meminta agar masyarakat dapat memahami kesulitan yang dihadapi oleh pemerintah dalam penanganan bencana tersebut.

“Kami memahami bahwa masyarakat ingin mendapatkan bantuan secepatnya, namun kami juga harus memahami kesulitan yang dihadapi oleh pemerintah. Kami meminta agar semua pihak dapat bekerja sama dan memahami situasi yang sedang terjadi,” kata Yoas Beon.

“Jika masyarakat atau tokoh mengetahui akses tranportasi darat kesana yang kami tidak tau silahkan kasi tau kami, jika ada jalur pesawat atau heli yang bisa kesana yang tokoh tau silahkan berita tahu kami agar kami bisa gunakan. Kami terus melakukan upaya apa yang kami bisa sekuat tenaga dan pikiran kami. Mari bekerja sama bukan memberikan pernyataan media yang menyesatkan dan memperkeruh situasi yang ada,”Tegasnya

Pemerintah Kabupaten Nduga juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah pusat dan meminta bantuan untuk penanganan bencana tersebut.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemda Lanny Jaya Serahkan Rp 500 Juta untuk Pembangunan Kantor Baptis Wilayah Pirime dan Rp 200 Juta Untuk Pembangunan Gedung Sekolah Minggu Maki

TIOM, 7 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan…

17 jam ago

Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Jaga Hutan

Wamena, 7 Mei 2026 – Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanganan…

18 jam ago

Apel Pagi ASN Papua Pegunungan, Wasuok Siep Tekankan Disiplin dan Transparansi

Wamena, 7 Mei 2026 — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan, Wasuok Deminasu Siep, memimpin…

23 jam ago

Empat SMP di Puncak Jaya Gelar Ujian Nasional Bersama di Mulia

Mulia. – SMP Negeri Satu Mulia ditetapkan sebagai pusat pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP Rayon…

2 hari ago

SD Negeri Mulia Jadi Pusat Ujian Nasional untuk 5 Sekolah Dasar di Rayon Satu, Diikuti 158 Siswa

Mulia, Senin 4 Mei 2025 – SD Negeri Mulia menjadi pusat pelaksanaan Ujian Nasional tingkat…

2 hari ago

Tujuh Sekolah Dasar Gelar Ujian Bersama di SD Negeri Mulia

Mulia, Senin 04/05/2026- sebanyak 230 siswa dari 7 sekolah dasar di Rayon Dua kabupaten Puncak…

2 hari ago