Bupati Jayawijaya Imbau Warga Tetap Tenang Pasca Insiden FBLB

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena — Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi menyusul insiden penembakan yang terjadi saat pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (8/8/2026) lalu

Insiden tersebut menyebabkan dua warga sipil menjadi korban. Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jayawijaya.

Atenius menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia meminta masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta tidak mengambil tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi,” kata Atenius.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak jelas sumbernya berpotensi menimbulkan keresahan dan memperburuk kondisi keamanan.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama kepolisian dan pihak terkait, lanjut Atenius, terus menangani insiden tersebut. Evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan FBLB ke-34 juga akan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dalam penyelenggaraan kegiatan di masa mendatang.

Atenius turut menyampaikan permohonan maaf kepada wisatawan mancanegara, wisatawan domestik, serta seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama festival berlangsung.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kedamaian di Kabupaten Jayawijaya. Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama dan penting untuk mempertahankan citra Jayawijaya sebagai daerah yang aman, serta ramah bagi wisatawan.

“Wamena adalah rumah kita bersama. Karena itu, keamanan dan kedamaian menjadi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Bupati berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan dan tetap memberikan ruang kepada aparat keamanan serta pemerintah untuk menangani insiden tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Tutup Kejurda Tinju Papua Pegunungan, John Tabo Siapkan Juara Menuju Pra-PON 2027
Polres Jayawijaya Turunkan Brimob dan TNI Jaga Karnaval Wamena
Wakapolres Puncak Jaya: Anggota Dilarang Keras Terlibat Judol
Polda Papua Tengah Ungkap 22 Kasus 3C dalam Operasi Sikat Noken 2026
Ribuan Peserta Meriahkan Karnaval Budaya Nusantara di Wamena
370 ASN Baru Nduga Resmi Menyelesaikan Pelatihan Prajabatan dan Orientasi PPPK
Semarak HUT RI: Lomba Catur di Puncak Jaya Jadi Ajang Asah Strategi Generasi Muda
Semarak HUT ke-81 RI di Puncak Jaya, Siswa SD Tunjukkan Semangat, Sportivitas, dan Kekompakan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:56 WIT

Tutup Kejurda Tinju Papua Pegunungan, John Tabo Siapkan Juara Menuju Pra-PON 2027

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WIT

Polres Jayawijaya Turunkan Brimob dan TNI Jaga Karnaval Wamena

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:46 WIT

Bupati Jayawijaya Imbau Warga Tetap Tenang Pasca Insiden FBLB

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:33 WIT

Wakapolres Puncak Jaya: Anggota Dilarang Keras Terlibat Judol

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:20 WIT

Polda Papua Tengah Ungkap 22 Kasus 3C dalam Operasi Sikat Noken 2026

Berita Terbaru

jojobet   jojobet   jojobet