Bupati Gusbager Terus Hadir Ditengah-tengah Petani, Kali Ini Berikan Bantuan Pada Petani di Yamara dan Wonerejo

- Penulis

Selasa, 22 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARSO-Bupati Keerom Piter Gusbager S. Hut, MUP terus memberikan motivasi agar masyarakat terus bekerja mengembangkan pertanian di Kabupaten Keerom. Kali ini komitmen itu kembali diperlihatkan dengan turun langsung ditengah masyarakat Kampung Yamara dan Wonerejo agar lebih semangat dalam membuka dan mengembangkan pertanian jagung didaerah Food Estate Keerom.

Dalam kunjungan tersebut Bupati anak asli Keerom ini selain berdiskusi dan memberikan motivasi juga memberikan bantuan satu unit motor bagi ketua penyuluh, alat semprot hama dan uang bantuan motivasi sebesar Rp 100 juta bagi 49 Kepala Keluarga petani dan juga memberikan Rp 100 juta untuk pemilik hak ulayat atau adat.

“Hari ini saya menghadiri pertemuan dengan para petani dari Kampung Yamara dan Wonorejo untuk mendorong, memberikan motivasi untuk persiapan pembukaan lahan jagung,”Ungkap Bupati Gusbager, Selasa (22/8)

Pemberian motivasi untuk masyarakat Yamara dan Wonerejo tersebut agar masyarakat membuka lahan pertanian pada lahan zona 1, zona 2 dan zona 3 yang sudah dibersihkan namum ditanami agar segera mungkin ditanami.

“Saya memberikan bantuan, satu alat semprot, uang tali asih kepada petani pemilik sebagai apresiasi kepada petani lahan ini sudah dibuka dan juga kepada adat yang masing-masing Rp 100 juta dan tadi ada motor untuk ketua penyuluhan agar membantu dirinya dalam memberikan penyuluhan kepada petani,”Katanya.

Pemberian bantuan dan juga hadirnya pemerintah ditengah-tengah masyarakat sebagai tanda komitmen pemerintah, memberikan dukungan dan dorongan kepada petani bahwa petani tidak sendiri.

“Harapan saya, petani bisa komitmen mengelola lahan mereka. Karena di situ ada uang, uang bagi orang Keerom ada di tanah yang subur ini,”Bebernya.

Lebih jauh Gusbager mengatakan jika masyarakat serius mengelola pertaniannya dan dengan dukungan bibit, pupuk penyuluh dan alsintan yang disiapkan pemerintah maka menurutnya tidak ada lagi alasan masyarakat untuk tidak membuka lahan pertaniannya.

“Yang tidak serius mengelola lahan pemerintah akan mengambil alih untuk diolah dan 10 persennya hasilnya dipotong setiap panen untuk petani pemilik lahan. Ini komitmennya harus dibuat, jadi petani yang malas Pemda akan langsung mengambil alih,”Pungkasnya.(gin)

Berita Terkait

Bupati Nduga Siapkan Generasi Dokter Spesialis Asli Daerah, Perkuat Kerja Sama dengan RS Universitas Hasanuddin dan UGM
Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas
Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri
Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Perdamaian Konflik Jayawijaya Digelar 23 Mei di Mapolres Jayawijaya
Velix Wanggai Dorong “MBG Rasa Papua”, Program Gizi Nasional Dinilai Jadi Motor Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Papua Pegunungan
Polres Intan Jaya Awasi Ketat Distribusi Beras Bulog dan Minyak Kita ke Sugapa
Kericuhan Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC, Polda Papua Bergerak Cepat Amankan Situasi
Plt Kapolres Puncak Jaya Bersama TNI Gelar Patroli Dialogis Jalan Kaki di Distrik Mulia

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:16 WIT

Bupati Nduga Siapkan Generasi Dokter Spesialis Asli Daerah, Perkuat Kerja Sama dengan RS Universitas Hasanuddin dan UGM

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:42 WIT

Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:55 WIT

Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:08 WIT

Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Perdamaian Konflik Jayawijaya Digelar 23 Mei di Mapolres Jayawijaya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:09 WIT

Velix Wanggai Dorong “MBG Rasa Papua”, Program Gizi Nasional Dinilai Jadi Motor Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Papua Pegunungan

Berita Terbaru