ARSO-Bupati Keerom, Piter Gusbager S.Hu.MUP, telah memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran OPD di Kabupaten Keerom untuk tidak lagi melakukan tindakan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum ASN di Pemda Keerom.
Bupati Keerom mengutip beberapa oknum ASN di dinas yang masih melakukan pungli, seperti BPKAD Keerom dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Keerom.
Untuk mengatasi permasalahan ini, Bupati Keerom telah memberikan beberapa tindakan yakni Melarang segala jenis pungutan di luar ketentuan peraturan berarti adalah pungli.
Menegaskan larangan ini pada seluruh dinas dan meminta agar semua pungli dihentikan.
“Penjabat pembuat komitmen masih ada pungli. Disemua dinas saya ingatkan semua berhenti. Banyak kontrak, tagihan, proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemda Kereom tersendat 3-4 bulan hanya karena belum setor. Behenti, ini Peringatan Terakhir”Tegasnya.
Ia juga Memperingatkan kepala bidang dan kepala dinas yang terlibat dalam pungli bahwa mereka dapat dicopot dari jabatannya jika masih terlibat dalam waktu dekat.
“Gaji dan tunjangan yang diterima merupakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga tidak perlu lagi melakukan pungli,”Tegasnya.
Bupati Keerom menegaskan bahwa tindakan pungli merupakan tindakan yang merugikan masyarakat dan menghambat proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemda Keerom.
Oleh karena itu, Bupati Keerom berharap agar seluruh jajaran OPD dapat mematuhi perintah ini dan tidak melakukan pungli lagi di masa yang akan datang.(gin)
JAKARTA, 27 September 2026 — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tolikara turut ambil bagian…
NDUGA – Polres Nduga terus mendorong pembinaan karakter dan kedisiplinan di kalangan generasi muda. Salah…
WAMENA, 26 September 2026 — Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Wamena kembali mencetak sumber daya…
WAMENA – Satuan Reserse Narkoba Polres Jayawijaya kembali menggelar razia dan hunting terhadap lokasi yang…
JAKARTA, 26 September 2026 — Membawa semangat memperkenalkan kekayaan budaya dan karya perajin dari tanah…
JAKARTA, 26 September 2026 — Membawa kekayaan budaya dari tanah Pegunungan Papua ke panggung nasional,…