Daerah

Buka Raker FOCIM Kota Jayapura, BTM Ingatkan FOCIM Untuk Berikan Perubahan

JAYAPURA-Setelah dilakukan pelantikan pada 25 September lalu, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Family of Christ International Ministry (FOCIM) Kota Jayapura periode 2026–2031 menggelar rapat kerja di RM Sendok Garpu, Jumat (16/10).

Rapat kerja ini dibuka Dewan Kehormatan FOCIM Kota Jayapura, Pnt. Dr. Benhur Tomi, MM., ini juga dihadiri ketua DPD FOCIM Provinsi Papua, Pdt. Sonny Manoach, M.Th., didampingi beberapa pengurus DPD FOCIM Provinsi Papua. Hadir juga secara online ketua umum FOCIM Pusat, Pdt. Bibby Sepcandio, M.Th.

Dalam sambutannya, Dewan Kehormatan FOCIM Kota Jayapura, Pnt. Dr. Benhur Tomi, MM., berharap DPW FOCIM Kota Jayapura bisa memberikan perubahan bagi keluarga Kristen yang ada di Kota Jayapura.

“Saya mengikuti bahwa salah satu perhatian utama FOCIM adalah pemulihan keluarga. Ini merupakan pilihan yang sangat tepat. Ketika menjelang pelantikan September lalu, saya pernah menyampaikan bahwa keluarga merupakan gereja kecil. Hari ini saya ingin mempertegas pesan tersebut. Dimana dalam pembangunan daerah sering kita berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan berbagai indikator pembangunan lainnya. Tetapi ada satu pondasi sosial yang tidak boleh kita abaikan yaitu keluarga. Keluarga adalah tempat pertama manusia belajar tentang kasih, kejujuran, kedisiplinan dan lainnya. Kita harus bisa memberikan perubahan,” tegasnya.

BTM juga mengapresiasi pengurus yang tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menggelar rapat kerja pasca pelantikan.
“Ini merupakan pertanda baik, bagi organisasi FOCIM Kota Jayapura,” ungkap BTM.

Pelantikan, rapat kerja dan pelaksanaan program menurutnya mempunyai makna yang berbeda.

Pelantikan memberikan legitimasi kepada pengurus, rapat kerja memberikan arah kepada organisasi dan pelaksanaan program yang memberikan keberhasilan pada kepengurusan.

“Biasanya dalam sebuah organisasi, semangat yang paling tinggi itu saat pelantikan pengurus. Semua hadir, semua tersenyum dan semua menyatakan siap melayani. Dalam pelayanan, semangat tidak hanya cukup diisi ulang ketika ada acara. Semangat harus dipelihara melalui tanggung jawab,” ucapnya.

Dalam pengalamannya memimpin pemerintahan dan berbagai organisasi, menurut BTM, ada satu pelajaran penting yang harus diperhatikan yaitu organisasi yang sibuk belum tentu merupakan organisasi yang berhasil.

“Ada organisasi yang rutin menggelar rapat, seminar, pertemuan dan berbagai kegiatan. Tetapi ketika ditanya apa perubahan yang dihasilkan, jawabannya belum tentu jelas.

Dalam ilmu manajemen, kita mengenal tiga istilah penting, yaitu output yang merupakan hasil dari suatu kegiatan, kedua outcame atau perubahan yang terjadi setelah kegiatan dilaksanakan dan ketiga impact yaitu dampak atau manfaat jangka panjang yang dirasakan masyarakat atau keluarga,” tuturnya.

“Saya berikan contoh sederhana, kalau FOCIM mengadakan seminar keluarga yang dihadiri 200 orang. Itu adalah output. Kalau setelah seminar, orang tua memperbaiki komunikasi dengan anaknya, itulah outcame. Apabila dalam jangka panjang semakin banyak keluarga yang hidup harmonis, anak-anak memperoleh pengasuhan yang baik, serta persoalan keluarga dapat dikurangi, maka itulah impact yang kita harapkan dari FOCIM,”sambungnya.

BTM kembali mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan organisasi tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya kegiatan atau jumlah peserta. Apalagi kalau setiap kegiatan, informasinya bisa masuk ke media sosial.

“Karena itu saya ingin menegaskan satu prinsip, organisasi yang berhasil bukanlah organisasi yang paling sibuk, tetapi organisasi yang mampu membuktikan kesibukannya menghasilkan perubahan,” tutupnya.(Yonathan)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pesan Firman Tuhan di Gereja GPSDI Kristus Ajaib: Kapolres Dogiyai Ingatkan Bahaya Kepahitan dan Pentingnya Toleransi Antarumat

DOGIYAI – Kapolres Dogiyai Kompol Dr. Pieter Kendek memimpin ibadah Minggu Kasih di Gereja GPSDI…

3 jam ago

Razia Pekat di Depan Pos Kota Nabire, Polisi Sita 15 Motor Tanpa Surat, Puluhan Sajam, serta Minuman Keras Berbagai Jenis

NABIRE – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di depan Pos…

20 jam ago

Bantuan Beras, Mi Instan, dan Pakaian Layak Pakai dari Pemkab Puncak Jaya Ringankan Beban Keluarga Korban Bencana Alam di Kwiyawagi

KWIYAWAGI, 16 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak…

20 jam ago

Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Papua

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengajak gereja, keluarga, dan seluruh elemen…

20 jam ago

Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif

Mulia, 17 Oktober 2026 — Kelompok Kerja Guru (KKG) SD Negeri Mulia mengikuti Pelatihan Artificial…

2 hari ago

Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengajak generasi muda menjadikan musik sebagai…

2 hari ago