Buka Raker FOCIM Kota Jayapura, BTM Ingatkan FOCIM Untuk Berikan Perubahan

- Penulis

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA-Setelah dilakukan pelantikan pada 25 September lalu, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Family of Christ International Ministry (FOCIM) Kota Jayapura periode 2026–2031 menggelar rapat kerja di RM Sendok Garpu, Jumat (16/10).

Rapat kerja ini dibuka Dewan Kehormatan FOCIM Kota Jayapura, Pnt. Dr. Benhur Tomi, MM., ini juga dihadiri ketua DPD FOCIM Provinsi Papua, Pdt. Sonny Manoach, M.Th., didampingi beberapa pengurus DPD FOCIM Provinsi Papua. Hadir juga secara online ketua umum FOCIM Pusat, Pdt. Bibby Sepcandio, M.Th.

Dalam sambutannya, Dewan Kehormatan FOCIM Kota Jayapura, Pnt. Dr. Benhur Tomi, MM., berharap DPW FOCIM Kota Jayapura bisa memberikan perubahan bagi keluarga Kristen yang ada di Kota Jayapura.

“Saya mengikuti bahwa salah satu perhatian utama FOCIM adalah pemulihan keluarga. Ini merupakan pilihan yang sangat tepat. Ketika menjelang pelantikan September lalu, saya pernah menyampaikan bahwa keluarga merupakan gereja kecil. Hari ini saya ingin mempertegas pesan tersebut. Dimana dalam pembangunan daerah sering kita berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan berbagai indikator pembangunan lainnya. Tetapi ada satu pondasi sosial yang tidak boleh kita abaikan yaitu keluarga. Keluarga adalah tempat pertama manusia belajar tentang kasih, kejujuran, kedisiplinan dan lainnya. Kita harus bisa memberikan perubahan,” tegasnya.

BTM juga mengapresiasi pengurus yang tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menggelar rapat kerja pasca pelantikan.
“Ini merupakan pertanda baik, bagi organisasi FOCIM Kota Jayapura,” ungkap BTM.

Pelantikan, rapat kerja dan pelaksanaan program menurutnya mempunyai makna yang berbeda.

Pelantikan memberikan legitimasi kepada pengurus, rapat kerja memberikan arah kepada organisasi dan pelaksanaan program yang memberikan keberhasilan pada kepengurusan.

“Biasanya dalam sebuah organisasi, semangat yang paling tinggi itu saat pelantikan pengurus. Semua hadir, semua tersenyum dan semua menyatakan siap melayani. Dalam pelayanan, semangat tidak hanya cukup diisi ulang ketika ada acara. Semangat harus dipelihara melalui tanggung jawab,” ucapnya.

Dalam pengalamannya memimpin pemerintahan dan berbagai organisasi, menurut BTM, ada satu pelajaran penting yang harus diperhatikan yaitu organisasi yang sibuk belum tentu merupakan organisasi yang berhasil.

“Ada organisasi yang rutin menggelar rapat, seminar, pertemuan dan berbagai kegiatan. Tetapi ketika ditanya apa perubahan yang dihasilkan, jawabannya belum tentu jelas.

Dalam ilmu manajemen, kita mengenal tiga istilah penting, yaitu output yang merupakan hasil dari suatu kegiatan, kedua outcame atau perubahan yang terjadi setelah kegiatan dilaksanakan dan ketiga impact yaitu dampak atau manfaat jangka panjang yang dirasakan masyarakat atau keluarga,” tuturnya.

“Saya berikan contoh sederhana, kalau FOCIM mengadakan seminar keluarga yang dihadiri 200 orang. Itu adalah output. Kalau setelah seminar, orang tua memperbaiki komunikasi dengan anaknya, itulah outcame. Apabila dalam jangka panjang semakin banyak keluarga yang hidup harmonis, anak-anak memperoleh pengasuhan yang baik, serta persoalan keluarga dapat dikurangi, maka itulah impact yang kita harapkan dari FOCIM,”sambungnya.

BTM kembali mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan organisasi tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya kegiatan atau jumlah peserta. Apalagi kalau setiap kegiatan, informasinya bisa masuk ke media sosial.

“Karena itu saya ingin menegaskan satu prinsip, organisasi yang berhasil bukanlah organisasi yang paling sibuk, tetapi organisasi yang mampu membuktikan kesibukannya menghasilkan perubahan,” tutupnya.(Yonathan)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Pesan Firman Tuhan di Gereja GPSDI Kristus Ajaib: Kapolres Dogiyai Ingatkan Bahaya Kepahitan dan Pentingnya Toleransi Antarumat
Razia Pekat di Depan Pos Kota Nabire, Polisi Sita 15 Motor Tanpa Surat, Puluhan Sajam, serta Minuman Keras Berbagai Jenis
Bantuan Beras, Mi Instan, dan Pakaian Layak Pakai dari Pemkab Puncak Jaya Ringankan Beban Keluarga Korban Bencana Alam di Kwiyawagi
Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Papua
Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif
Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah
Empat Pokja TP-PKK Lanny Jaya Jalankan Program Nyata dari Pembinaan Karakter hingga Pencegahan Stunting
Kapolres Piter Kendek Tekankan Keamanan Bukan Hanya Tugas Polisi, Semua Elemen Masyarakat Harus Bersinergi Jaga Dogiyai Kondusif

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:05 WIT

Buka Raker FOCIM Kota Jayapura, BTM Ingatkan FOCIM Untuk Berikan Perubahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:22 WIT

Pesan Firman Tuhan di Gereja GPSDI Kristus Ajaib: Kapolres Dogiyai Ingatkan Bahaya Kepahitan dan Pentingnya Toleransi Antarumat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:56 WIT

Razia Pekat di Depan Pos Kota Nabire, Polisi Sita 15 Motor Tanpa Surat, Puluhan Sajam, serta Minuman Keras Berbagai Jenis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:36 WIT

Bantuan Beras, Mi Instan, dan Pakaian Layak Pakai dari Pemkab Puncak Jaya Ringankan Beban Keluarga Korban Bencana Alam di Kwiyawagi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:27 WIT

Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Papua

Berita Terbaru