BPKAD Biak Numfor Minta OPD Teknis Percepat Realisasi DAK Fisik Tahap 2

- Penulis

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIAK NUMFOR – Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Biak Numfor, penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahap 2 tahun anggaran 2024 masih belum memenuhi target di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini dapat menghambat penyaluran Tahap 3 jika tidak segera ditindaklanjuti sebelum batas waktu 16 Desember 2024.

Kepala BPKAD Biak Numfor, Gunadi, S.Sos., M.Si., ditemui, Senin (2/12) menyebutkan bahwa beberapa OPD yang realisasi DAK Fisik Tahap 2-nya masih kurang antara lain: Dinas Pendidikan, dengan serapan variatif antara 61 % hingga 97% di berbagai subbidang, seperti Pendidikan SMP (78,64%) dan SMA (61,65%); Dinas Kesehatan, meskipun beberapa program mencapai 100%, ada yang masih di bawah target; RSUD, capaian serapan mencapai 92,22%, namun masih terdapat kekurangan pada dokumentasi pengumpulan; Dinas Pekerjaan Umum, dengan capaian antara 61,90% hingga 90,11%, tergantung pada program; Dinas Perikanan, dengan capaian 86,74%; Dinas Pariwisata, dengan serapan paling rendah sebesar 39,44%.

Gunadi menyatakan bahwa syarat penyaluran Tahap 3 memerlukan serapan minimal 90% dari total dana Tahap 1 dan Tahap 2 per sub-bidang. Selain itu, dokumen administrasi, dokumentasi pelaksanaan, serta laporan fisik di lapangan harus dilengkapi dan diunggah ke aplikasi Omspan.

Disebutkan, catatan Penting Realisasi DAK Fisik diantaranya Total penerimaan DAK Fisik tahun 2024 mencapai Rp105,58 miliar, dengan realisasi Rp83,08 miliar atau sekitar 78,69%; Masih ada sisa dana sebesar Rp22,50 miliar yang belum terserap.

Beberapa bidang seperti Lingkungan Hidup (25%) dan Pariwisata (39,44%) mencatatkan penyerapan terendah, menunjukkan perlunya evaluasi mendalam.

Gunadi berharap setiap OPD segera mempercepat penyelesaian laporan serta meningkatkan pengawasan pelaksanaan fisik di lapangan agar dana tahap berikutnya dapat disalurkan sesuai jadwal.

“Penyerapan yang maksimal dan pengelolaan yang akuntabel sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Gunadi.

Dengan batas waktu yang semakin dekat, diperlukan sinergi antara OPD dan BPKAD agar realisasi target dapat tercapai, sehingga pembangunan di Kabupaten Biak Numfor terus berlanjut sesuai rencana.

Editor : Buendi

Berita Terkait

Polres Mimika Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Wanita yang Videonya Viral
Bupati Willem Wandik Resmi Buka Muskab I KADIN Tolikara 2026
Festival Etnik Religi Tolikara 2026 Resmi Diluncurkan, Budaya dan Iman Jadi Satu
Insiden Penganiayaan di Dekai: Polri Kehilangan Personel Terbaik dalam Tugas Negara
Razia Tiga Titik Rawan, Polres Dogiyai Jaga Kamtibmas Kondusif
Kapolres Puncak Jaya Wujudkan Rumah dan Lapangan Voli Lewat Gotong Royong
Pemkab Yapen Sambut Hangat Mahasiswa KKN, Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Kampung
Rumah Hangus Terbakar, Satreskrim Kumpulkan Barang Bukti di TKP

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:53 WIT

Polres Mimika Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Wanita yang Videonya Viral

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:21 WIT

Bupati Willem Wandik Resmi Buka Muskab I KADIN Tolikara 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:55 WIT

Festival Etnik Religi Tolikara 2026 Resmi Diluncurkan, Budaya dan Iman Jadi Satu

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:20 WIT

Insiden Penganiayaan di Dekai: Polri Kehilangan Personel Terbaik dalam Tugas Negara

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:31 WIT

Razia Tiga Titik Rawan, Polres Dogiyai Jaga Kamtibmas Kondusif

Berita Terbaru