Daerah

Bawang Merah Jayawijaya Panen Melimpah, Peluang Emas untuk Petani!

WAMENA, 19 Mei 2025 – Kabupaten Jayawijaya kembali mencetak prestasi dengan panen raya bawang merah di Dusun Kwewi, Kampung Algonik, Distrik Pyramid. Berlangsung di lahan seluas empat hektar, panen ini menampilkan bawang merah berkualitas unggul dengan ukuran yang lebih besar dibanding daerah lain, menjadikannya sebagai komoditas pertanian yang sangat menjanjikan.

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere menyebut panen ini sebagai anugerah dari Tuhan. Ia mengapresiasi kesuburan tanah Jayawijaya yang mampu menghasilkan hasil melimpah meski tanpa penggunaan pupuk.

“Tanah Jayawijaya sangat subur, bahkan tanpa pupuk hasilnya tetap luar biasa. Kami meminta Dinas Pertanian untuk lebih sering melakukan kontrol agar pertanian bawang merah semakin berkembang,” ujar Wakil Bupati di Distrik Pyramid, Senin (19/5/2025).

Pemerintah juga mendorong petani setempat untuk membuka lahan baru demi meningkatkan produksi bawang merah dan memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi.

Di sisi lain, tantangan utama bagi petani Jayawijaya adalah pemasaran hasil panen. Sebagai solusi, Pemkab tengah mengupayakan jalur perdagangan keluar Jayawijaya melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Perdagangan (Disnakerindag). Saat ini, ada empat perusahaan dari Kabupaten Mimika yang rutin meminta suplai bawang merah dari Wamena, membuka peluang ekspor yang menjanjikan.

“Selain itu, Pemkab Jayawijaya berencana memanfaatkan jasa tol udara untuk pengiriman komoditas pertanian, guna menekan biaya transportasi dan memastikan harga tetap kompetitif di luar daerah,” jelas Ronny Elopere.

Saat ini, pasar di Wamena masih bergantung pada pasokan bawang merah dari luar daerah. Jika produksi lokal meningkat secara signifikan, Pemkab berencana menghentikan impor sehingga pasar lebih bergantung pada hasil pertanian Jayawijaya.

Sebagai strategi jangka panjang, pemerintah juga mengajak pemuda yang belum memiliki pekerjaan tetap di Kota Wamena untuk kembali ke kampung dan mengembangkan pertanian sebagai sumber penghidupan.

“Dengan strategi ini, produksi bawang merah Jayawijaya tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga berpeluang besar merambah pasar nasional,” tutup Wakil Bupati dengan penuh optimisme

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Bupati Puncak Jaya Serahkan SK CPNS Formasi 2024 kepada 641 Peserta, Dorong ASN Baru Tingkatkan Pelayanan di 27 Distrik

Mulia, 24 juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK)…

4 jam ago

Pemkab Nduga Serahkan Nakes Magang ke RSUD Mimika, Perkuat Layanan

Timika, 24 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga resmi menyerahkan peserta magang tenaga kesehatan RSUD Elvrida…

6 jam ago

Akhiri Konflik Delapan Bulan, Dua Kelompok di Kwamki Narama Sepakat Berdamai

MIMIKA – Konflik berkepanjangan yang melibatkan Kelompok Dang dan Kelompok Newegalen di Distrik Kwamki Narama…

7 jam ago

Wakil Bupati Puncak Jaya Resmikan Lapangan Voli Bantuan Satgas Yonif 743/PSY di Distrik Muara

Mulia, 24 Juni 2026 – Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., meresmikan penggunaan…

7 jam ago

DWP Dinas Sosial Papua Pegunungan Fokuskan Program pada Pendidikan, Ekonomi, dan Sosial Budaya

WAMENA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan menggelar pertemuan rutin…

8 jam ago

Polsek Makimi Dampingi Penjualan 7,55 Ton Jagung ke BULOG

NABIRE – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui pendampingan penjualan…

14 jam ago