Bawang Merah Jayawijaya Panen Melimpah, Peluang Emas untuk Petani!

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, 19 Mei 2025 – Kabupaten Jayawijaya kembali mencetak prestasi dengan panen raya bawang merah di Dusun Kwewi, Kampung Algonik, Distrik Pyramid. Berlangsung di lahan seluas empat hektar, panen ini menampilkan bawang merah berkualitas unggul dengan ukuran yang lebih besar dibanding daerah lain, menjadikannya sebagai komoditas pertanian yang sangat menjanjikan.

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere menyebut panen ini sebagai anugerah dari Tuhan. Ia mengapresiasi kesuburan tanah Jayawijaya yang mampu menghasilkan hasil melimpah meski tanpa penggunaan pupuk.

“Tanah Jayawijaya sangat subur, bahkan tanpa pupuk hasilnya tetap luar biasa. Kami meminta Dinas Pertanian untuk lebih sering melakukan kontrol agar pertanian bawang merah semakin berkembang,” ujar Wakil Bupati di Distrik Pyramid, Senin (19/5/2025).

Pemerintah juga mendorong petani setempat untuk membuka lahan baru demi meningkatkan produksi bawang merah dan memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi.

Di sisi lain, tantangan utama bagi petani Jayawijaya adalah pemasaran hasil panen. Sebagai solusi, Pemkab tengah mengupayakan jalur perdagangan keluar Jayawijaya melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Perdagangan (Disnakerindag). Saat ini, ada empat perusahaan dari Kabupaten Mimika yang rutin meminta suplai bawang merah dari Wamena, membuka peluang ekspor yang menjanjikan.

“Selain itu, Pemkab Jayawijaya berencana memanfaatkan jasa tol udara untuk pengiriman komoditas pertanian, guna menekan biaya transportasi dan memastikan harga tetap kompetitif di luar daerah,” jelas Ronny Elopere.

Saat ini, pasar di Wamena masih bergantung pada pasokan bawang merah dari luar daerah. Jika produksi lokal meningkat secara signifikan, Pemkab berencana menghentikan impor sehingga pasar lebih bergantung pada hasil pertanian Jayawijaya.

Sebagai strategi jangka panjang, pemerintah juga mengajak pemuda yang belum memiliki pekerjaan tetap di Kota Wamena untuk kembali ke kampung dan mengembangkan pertanian sebagai sumber penghidupan.

“Dengan strategi ini, produksi bawang merah Jayawijaya tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga berpeluang besar merambah pasar nasional,” tutup Wakil Bupati dengan penuh optimisme

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Pemprov Papua Pegunungan Ringankan Beban Warga Lewat Pemutihan Pajak Kendaraan
TP-PKK Papua Tengah Latih Warga Puncak Jaya Olah Ubi Jadi Keripik Produktif
Festival Etnik Religi Tolikara: Perpaduan Iman dan Budaya untuk Tanah Damai
Sekolah di Nduga Sempat Libur Dua Hari, Dinas Pendidikan Pastikan Belajar Kembali Normal
Kapolri Anugerahkan Predikat Prima untuk Polres Mimika
Dinas Pendidikan Papua Pegunungan Tampilkan Terobosan di Pameran Pembangunan
Pameran Mini Papua Pegunungan Tampilkan Capaian Pembangunan 2025
TP-PKK Papua Pegunungan Gelar Lomba Kreativitas Pelajar Sambut HUT RI ke-81

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:43 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Ringankan Beban Warga Lewat Pemutihan Pajak Kendaraan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:22 WIT

TP-PKK Papua Tengah Latih Warga Puncak Jaya Olah Ubi Jadi Keripik Produktif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:51 WIT

Festival Etnik Religi Tolikara: Perpaduan Iman dan Budaya untuk Tanah Damai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:13 WIT

Sekolah di Nduga Sempat Libur Dua Hari, Dinas Pendidikan Pastikan Belajar Kembali Normal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:08 WIT

Kapolri Anugerahkan Predikat Prima untuk Polres Mimika

Berita Terbaru

holiganbet   casibom   casibom