Pemkab Jayawijaya Percepat Normalisasi Saluran Air, Atasi Genangan di 11 Titik

- Penulis

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya, 10 April 2025 – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengambil langkah nyata dalam mengatasi genangan air yang sering terjadi di wilayah Wamena. Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, mengumumkan bahwa ada 11 titik kritis yang menjadi fokus untuk normalisasi aliran air, termasuk Jalan JB Wenas, Sinakma, dan Jalan Irian. Langkah ini adalah bagian dari upaya jangka panjang untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Upaya Cepat dan Terencana

Alat berat telah disiapkan untuk memulai normalisasi saluran air secara manual sebelum perencanaan teknis yang lebih menyeluruh dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada tahun 2026. “Titik-titik genangan ini akan segera ditangani. Kami juga meminta warga yang tinggal di atas jalur air agar sadar untuk membongkar bangunan mereka demi kelancaran aliran air,” ujar Ronny Elopere.

Kolaborasi untuk Solusi

Ronny mengungkapkan bahwa pemerintah akan menggelar pertemuan bersama pihak terkait, seperti Balai Jalan Nasional, Dinas PU Provinsi, dan Pemkab Jayawijaya, untuk merumuskan langkah kolaboratif dalam menata aliran air di jalan-jalan strategis. Wilayah prioritas mencakup ruas jalan nasional Hom-Hom menuju Tolikara dan Yalimo yang memerlukan perbaikan saluran air secara menyeluruh.

“Dalam diskusi ini, kami akan menetapkan tugas masing-masing pihak agar masalah genangan air yang berulang dapat segera teratasi. Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan kenyamanan masyarakat,” katanya.

Kampanye Kesadaran Kebersihan

Selain langkah teknis, Wabup Ronny mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dengan menjaga kebersihan lingkungan. “Sampah yang berserakan memperburuk kondisi saluran air. Kesadaran warga untuk membuang sampah di tempat yang disediakan menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi genangan,” tegasnya.

Komitmen Jangka Panjang

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berkomitmen untuk menjadikan normalisasi saluran air sebagai prioritas utama. Rencana ini mencakup evaluasi bangunan yang tidak sesuai peruntukan lahan, termasuk pemeriksaan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada rumah-rumah yang dibangun di jalur air.

“Kami akan terus mendorong perbaikan ini demi keamanan dan kenyamanan warga. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari genangan air,” tutup Ronny Elopere.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk mengatasi masalah genangan air dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Jayawijaya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Kapolda Papua Tengah Turunkan Tim Khusus Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda
Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas
Kuliah Umum STPN Sleman, Nusron dan Rocky Gerung Dorong Kebebasan Berpikir
Bimtek Pustakawan 2026: Perpustakaan Harus Inklusif dan Mudah Diakses
Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Studi Akhir Rp20 Miliar untuk 1.674 Mahasiswa
Itwasum Polri Gelar Audit Kinerja di Polda Papua Tengah, Dorong Tata Kelola Transparan
Kebakaran Hebat di Paniai Timur: 40 Rumah Ludes, 11 Warga Tewas, Polisi Kerahkan Water Canon dan Selidiki Penyebab
BAZNAS Papua Hadirkan Pengobatan dan Pijat Gratis untuk Korban Kebakaran Dok V

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:12 WIT

Kapolda Papua Tengah Turunkan Tim Khusus Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda

Senin, 7 September 2026 - 15:32 WIT

Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas

Senin, 7 September 2026 - 15:16 WIT

Kuliah Umum STPN Sleman, Nusron dan Rocky Gerung Dorong Kebebasan Berpikir

Senin, 7 September 2026 - 14:50 WIT

Bimtek Pustakawan 2026: Perpustakaan Harus Inklusif dan Mudah Diakses

Senin, 7 September 2026 - 13:04 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Studi Akhir Rp20 Miliar untuk 1.674 Mahasiswa

Berita Terbaru