Tiga Rumah Warga di Puncak Jaya Dibakar, Diduga Buntut Konflik Pilkada

- Penulis

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. (Satgas Damai Cartenz)

Suasana Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. (Satgas Damai Cartenz)

MULIA – Sebanyak tiga rumah warga di Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme,  Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah dibakar pada Minggu 6 April 2025.

Peristiwa ini diduga kuat sebagai aksi balasan dari bentrok massa pendukung pasangan calon Pilkada Puncak Jaya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam aksi pembakaran rumah tersebut.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, dalam keterangannya membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa pembakaran terjadi pada pukul 14.35 WIT.

Ketiga rumah merupakan milik pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Matius Kiwo, Staf Ahli PNS H Ukkas, dan anggota Satpol PP.

“Kejadian ini diduga kuat sebagai aksi balasan dari kejadian bentrokan massa paslon 02 sebelumnya, pasca meninggalnya salah satu simpatisan mereka yang dirujuk ke Jayapura,” katanya, Selasa (8/4/2025)

Yusuf menjelaskan, peristiwa ini bermula dari munculnya asap tebal di rumah Matius Kiwo yang kemudian menjalar ke dua rumah lainnya. Saat kejadian regu siaga dari Polres Puncak Jaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz telah dikerahkan untuk penanganan awal dan melakukan monitoring di lokasi kejadian.

Sebelumnya aksi saling serang antar pendukung pasangan calon kepala daerah di Kabupaten Puncak Jaya sejak 27 November 2024 hingga 4 April 2025. Sedikitnya 12 orang meninggal dunia, ratusan lainnya luka-luka, dan ratusan bangunan terbakar dalam peristiwa tersebut. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Berita Terkait

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Berita Terbaru