Kunjungan Forkompinda Papua Tengah, Pj Bupati Dorong Perdamaian Paslon

- Penulis

Senin, 7 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUNCAK JAYA,  Pj Bupati Puncak Jaya Yopi Murib SE, MM bersama Kapolres Puncak Jaya, AKBP Fauzan dan Dandim 1714/Puncak Jaya serta Plh Sekda Puncak Jaya melakukan rapat membahas persiapan untuk menyambut kunjungan Gubernur Papua Tengah, Kapolda Papua Tengah dan Danrem ke Mulia, Selasa, 8 April 2025.

Selain itu, juga membahas persiapan pengamanan pelaksanaan ujian nasional untuk siswa tingkat SMA/SMK di Mulia, Ibu Kota Kabupaten Puncak Jaya.

Usai rapat, Pj Bupati Yopi Murib mengakui jika pertemuan itu dalam rangka kunjungan Forkompinda Provinsi Papua Tengah dalam hal ini Gubernur, Kapolda dan Danrem.

“Apa mau datang atau tidak, sudah diinformasikan akan datang jadi, sehingga malam ini semoga dapat kepastian,” katanya Senin, 7 April 2025.

Dikatakan, jika Gubernur Papua Tengah datang melakukan kunjungan ke Mulia, maka pihaknya akan mengundang kedua belah kubu paslon Bupati Puncak Jaya untuk kesepakatan perdamaian.

Menurutnya, dalam rapat ini juga membahas pengamanan pelaksanaan ujian nasional untuk tingkat SMA/SMK yang rencananya dilaksanakan di tiga titik yakni TK Nagalo Pruleme, SD Inpres Pagaleme dan SMA/SMK di Wuyuneri.

Yang jelas, Pj Bupati Yopi Murib memastikan bahwa pengamanan untuk pelaksanaan ujian sudah siap, tinggal pemerintah daerah menyurat secara resmi permintaan pengamanan ujian nasional itu.

“Mereka sudah sampaikan siap untuk memback up, hanya mereka minta surat karena banyak di medsos dibilang TNI-Polri masuk sekolah jadi pertanyaan, sehingga mereka minta surat agar jadi dasar untuk pengamanan ujian nasional itu,” imbuhnya.

Diketahui, pasca Pilkada Puncak Jaya hingga sekarang, bentrok antar pendukung pasangan calon Bupati Puncak Jaya beberapa kali terjadi.

Bahkan, tercatat 12 orang tewas dan ratusan warga dari kedua belah kubu pendukung paslon terluka akibat saling serang serta ratusan rumah terbakar.

Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya bersama TNI – Polri berkali-kali menghimbau kedua belah kubu paslon untuk menghentikan aksi saling serang, namun rupanya tidak diindahkan. Terakhir, perang pecah kembali mengakibatkan 4 orang korban tewas dari kedua kubu pendukung paslon

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Pemprov Papua Tegaskan Masa Depan Bertumpu pada SDM, Bukan Sekadar Alam
Diskominfo Puncak Jaya Gelar Bimtek Statistik dan Website, Dorong Transformasi Digital Pemerintahan
Peletakan Batu Pertama Pabrik Pakan Ternak, Papua Siap Bangkitkan Pertanian dan Peternakan
Wisuda Perdana PAUD NINOM, Bupati Lanny Jaya Dorong Pendidikan Usia Dini Jadi Fondasi Generasi Emas
Pemkab Nduga Launching Program Genting, Fokus Cegah Stunting dan Gizi Buruk
Pemprov Papua Pegunungan Gelar Workshop Satu Data dan Konsolidasi OAP
TP PKK Tolikara Gelar Anjangsana HKG ke-54 di RSUD dan Sekolah
Serahkan 15 Milyar Untuk Pembangunan Gereja, Bupati Yoas Beon: Jadi Fondasi Masyarakat Beriman dan Sejahtera di Nduga

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WIT

Pemprov Papua Tegaskan Masa Depan Bertumpu pada SDM, Bukan Sekadar Alam

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIT

Diskominfo Puncak Jaya Gelar Bimtek Statistik dan Website, Dorong Transformasi Digital Pemerintahan

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:59 WIT

Peletakan Batu Pertama Pabrik Pakan Ternak, Papua Siap Bangkitkan Pertanian dan Peternakan

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:18 WIT

Wisuda Perdana PAUD NINOM, Bupati Lanny Jaya Dorong Pendidikan Usia Dini Jadi Fondasi Generasi Emas

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:53 WIT

Pemkab Nduga Launching Program Genting, Fokus Cegah Stunting dan Gizi Buruk

Berita Terbaru