Pendidikan di Tengah Konflik: Persit Kodim 1714/PJ Ajar Anak Pengungsi Puncak Jaya

- Penulis

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA – Dalam situasi yang masih belum kondusif akibat konflik di Puncak Jaya, Persatuan Istri Tentara (Persit) Kodim 1714/PJ menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap pendidikan anak-anak pengungsi. Bertempat di Makodim 1714 Puncak Jaya, Selasa (12/03), Persit melaksanakan kegiatan belajar sebagai pengganti guru yang belum dapat bertugas.

Ketua Persit KCK Dim 1714/PJ, Ny. Irawan Setya Kusuma, menegaskan pentingnya pendidikan dasar bagi anak-anak pengungsi yang sebagian besar belum mengenal abjad dan angka.

“Kami mengajarkan materi dasar, seperti membaca dan berhitung, dengan pendekatan menyenangkan seperti belajar sambil bernyanyi. Ini untuk memotivasi mereka agar lebih semangat,” ujar Ny. Irawan.

Kegiatan ini berlangsung lancar dan mendapatkan respons positif dari para orang tua. Mereka berharap agar situasi Puncak Jaya segera kondusif, sehingga anak-anak dapat kembali bersekolah. “Kasihan anak-anak yang harus libur akibat konflik. Semoga segera aman dan mereka bisa kembali ke sekolah,” ungkap salah satu orang tua.

Selain memberikan pendidikan dasar, Persit juga menanamkan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab pada anak-anak. Ny. Agus Sukoco menambahkan, “Mereka adalah masa depan bangsa. Harus sehat, berakhlak baik, disiplin, dan bertanggung jawab untuk membangun Indonesia.”

Langkah Persit ini menjadi secercah harapan bagi anak-anak pengungsi di Puncak Jaya, membuktikan bahwa pendidikan tetap dapat berjalan meskipun dalam kondisi sulit. Diharapkan, kegiatan ini dapat terus berlanjut hingga situasi benar-benar membaik.

Penulis : Indah

Editor : Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Berita Terbaru