Pj Bupati Yopi Murib: Kami Mengklarifikasi Hal Itu Bahwa Pemerintah Tidak Menfasilitasi Mereka untuk Perang

- Penulis

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA-Pj Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, SE, MM mengklarifikasi dan membantah bahwa pemerintah daerah menfasilitasi kubu paslon 01 untuk menyerang kubu paslon 02 pada insiden saling serang di Muliambut, Distrik Mulia, pada 12 Februari 2025.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Yopi Murib ketika mendampingi Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare saat menemui kedua belah kubu pendukung paslon bupati di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat, 14 Februari 2025.

“Terkait kejadian (saling serang) di Muliambut, 12 Februari 2025, kami klarifikasi bahwa terkait informasi yang beredar termasuk di medsos bahwa ada tuduhan seolah-olah pemerintah daerah bersama kesatuan terutama Pj Bupati menfasilitasi untuk melakukan pembalasan dari korban pertama, itu tidak benar,” tegas Pj Bupati Yopi Murib.

Menurutnya, penjemputan keluarga korban pertama itu, tujuan pemerintah daerah sangat baik, sehingga ia meminta kesatuan TNI dan Polri bersama pemerintah daerah menjemput keluarga korban pertama dari Sinak, Kabupaten Puncak di Tinolok untuk datang ke Mulia.

“Kami pemerintah menjemput mereka, karena dari sisi adat, merekalah yang kami tunggu keputusan terakhir untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Mestinya, lanjut Pj Bupati Yopi Murib, keluarga korban dari Sinak itu, diarahkan langsung ke Lapangan Amanah, Mulia, namun diminta keluarga korban untuk datang ke rumah duka di Muliambut terlebih dahulu.

Ketika keluarga korban ini datang di Muliambut, namun tanpa diduga terjadi insiden saling serang hingga mengakibatkan 1 korban meninggal dunia dan korban luka-luka.

“Jadi, kami mengklarifikasi hal itu saja bahwa pemerintah tidak menfasilitasi mereka untuk perang. Tujuan kami baik untuk lebih aman di Kota Mulia, Ibu Kota Kabupaten Puncak Jaya, sehingga semua aktivitas bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Yang jelas, Yopi Murib menegaskan bahwa Pemkab Puncak Jaya tetap berupaya untuk mendamaikan kedua belah kubu paslon yang bertikai, termasuk menfasilitasi bahan makanan untuk kedua belah kubu dan pengungsi yang ada di 4 lokasi posko pengungsian.

“Sejak tanggal 5 Februari 2025 sore, kami sudah fasilitasi dengan mengirimkan bahan makanan kepada para pengungsi. Pemerintah daerah tentu siap dan dari sisi keamanan, pak Kapolda sudah hadir kedua kali, maka kami tetap optimis bahwa 2 – 3 hari ke depan, kami bisa menyelesaikan, apalagi semua kesatuan siap membantu pemerintah agar daerah Puncak Jaya aman dan terkendali,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober
BKPPD Puncak Jaya Matangkan Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Didorong Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas
Pemkab Puncak Jaya Mulai Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Ambil Training Kit Sebagai Tahap Awal Pembentukan ASN Profesional
SMP Negeri 1 Nabire Barat Juara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I 2026, Taklukkan SMP Negeri 5 Nabire dengan Skor Tipis di Final
Polres Dogiyai Dekatkan Polisi dan Generasi Muda Lewat Program Polidik, Tanamkan Disiplin dan Karakter Sejak Usia Dini
Buronan Kasus Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia Akhirnya Ditangkap di Timika, Polisi Dalami Keterlibatan dalam Jaringan KKB

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:37 WIT

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:14 WIT

BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:03 WIT

Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:20 WIT

BKPPD Puncak Jaya Matangkan Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Didorong Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:06 WIT

Pemkab Puncak Jaya Mulai Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Ambil Training Kit Sebagai Tahap Awal Pembentukan ASN Profesional

Berita Terbaru