Saatnya OAP Mengelola Sendiri SDA Yang Dimiliki Tanah Papua

- Penulis

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA- Saatnya Orang Asli Papua, khususnya pemilik tanah yang kaya akan potensi sumber daya alam, seperti kehutanan, pertambangan, kelautan, dan perkebunan, mengambil peran aktif dalam mengelola kekayaan yang ada di wilayah adat mereka. Jangan biarkan diri mereka terus menjadi penonton di atas tanah yang mereka warisi.

John NR Gobai, mantan anggota DPR Papua, menekankan pentingnya regulasi yang jelas dan tegas dalam pengelolaan sumber daya alam. “Pemerintah yang bijaksana adalah yang memberikan izin kepada pemilik tanah adat, agar mereka dapat mengelola potensi sumber daya alam dan meraih kesejahteraan di tanah mereka sendiri,” ujarnya pada Senin (27/1/25).

Gobai menjelaskan bahwa jika pemilik tanah membutuhkan investor karena keterbatasan dana dan alat, investor seharusnya bertindak sebagai mitra yang bekerja di bawah izin yang dimiliki pemilik tanah adat, bukan sebaliknya. “Pemilik tanah adat tidak boleh hanya menjadi penonton sementara investor mengambil alih kepemilikan tanah dengan dalih izin,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa tugas pemerintah adalah untuk menerapkan regulasi dan merumuskan peraturan daerah yang berkaitan dengan kehutanan, energi, dan sumber daya mineral, serta kelautan dan perkebunan. Dengan demikian, masyarakat adat sebagai pemilik tanah dapat merasakan langsung pengalaman mengelola usaha dan sumber daya alam di wilayah mereka, dengan bimbingan dari pemerintah.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun
Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi
TPK Jayapura Lakukan Pengecatan Marka Pelabuhan, Wujudkan Komitmen K3 dan Lingkungan Kerja Aman, Tertib, Nyaman
Lomba Bertutur Puncak Jaya 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta Tingkat SD dan SMP Tunjukkan Keberanian dan Kreativitas di Depan Publik
Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup I Jadi Panggung Pelajar SMP Nabire Tunjukkan Bakat Sepak Bola dan Karakter Kompetitif
Pemkab Puncak Jaya Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD dan SMP, Dorong Minat Baca dan Kepercayaan Diri Generasi Muda
Warga Jayapura Selatan Dikejutkan Penemuan Mayat Tengkurap di Pertigaan Alternatif Kolam Buaya, Identitas Korban Masih Misterius
Pemkab Jayawijaya Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Kreatif dan Pusat Literasi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:02 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 16:24 WIT

Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIT

TPK Jayapura Lakukan Pengecatan Marka Pelabuhan, Wujudkan Komitmen K3 dan Lingkungan Kerja Aman, Tertib, Nyaman

Selasa, 29 September 2026 - 15:46 WIT

Lomba Bertutur Puncak Jaya 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta Tingkat SD dan SMP Tunjukkan Keberanian dan Kreativitas di Depan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 15:01 WIT

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup I Jadi Panggung Pelajar SMP Nabire Tunjukkan Bakat Sepak Bola dan Karakter Kompetitif

Berita Terbaru