BAPPERINDA Papua Tengah Gelar Pelatihan GIS Berbasis Komputer

- Penulis

Kamis, 5 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE- Badan Perencanaan, Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERINDA) Provinsi Papua Tengah menggelar pelatihan Georaphic Informasi Syastem (GIS) berbasis komputer, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur di lingkungan Provinsi Papua Tengah, Kamis (5/12/2024).

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua Tengah, Menase Kadepa, mengungkapkan di era digital yang berkembang pesat saat ini, penguasaan teknologi informasi dan pemafaatan data berbasis spasial telah menjadi kebutuhan mutlak bagi Aparatur Sipil Negara.

“Sistem Informasi Geografis (GIS) adalah salah satu teknologi penting yang dapat digunakan untuk mendukung perencanaan, pengelolaan, dan pengambilan keputusan berbasis data yang akurat dan terintegrasi,” ungkap Menase pada saat membacakan Berbagai Pj Gubernur Papua Tengah.

Ia menjelaskan melalui GIS, dapat menganalisis data tata ruang, berbagai kepetingan, seperti perencanaan wilayah,
meliputi Tata Ruang, Pembangunan Infrastruktur, dan Manajemen Sumber Daya Alam.

”Kemudian dapat melihat Pelayanan Publik, yang dapat memberikan informasi yang lebih transparan dan cepat kepada masyarakat. Lalu mitigasi Bencana, yang dapat menyatukan wilayah rawan bencana dan merancang langkah-langkah mitigasi yang lebih baik,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Kadepan, pelatihan ini merupakan langkah startegis dalam meningkatkan kompetensi para Aparatur di Papua Tengah, agar mampu menjawab tantangan pembangunan di Provinsi Papua Tengah dengan pendekatan berbasis teknologi.

“Provinsi Papua Tengah memiliki keunikan dan tentangan tersendiri, terutama dalam pengelolaan wilayah yang luas dan beragam. Yang lebih tetap sasaran, mempercepat pembangunan, dan menjaga keberlanjutkan lingkungan hidup,” ujarnya.

Kadepan berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menambah pengetahuan, namun juga membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

”Saya mengingkatkan kepada seluruh peserta pelatihan agar ikut aktif untuk bertanya, berdiskusi dan memperdalam pemahaman tentang GIS. Lalu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari demi peningkatan pelayanan publik. Kemudian dapat bersinergi antar lembaga dalam penggunaan GIS,” tutupnya.

Penulis : Roy

Editor : Buendi

Sumber Berita: Pemprov Papua Tengah

Berita Terkait

Festival Kopi Papua 2026: Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Ekonomi Papua
Membangun Kembali Harapan Ekonomi Kampung: Revitalisasi BUMKam Misyani Sebagai Penggerak Potensi Lokal di Kampung Tobati
Pemkab Nduga Kirim Dokter ke Makassar, Siapkan Generasi Spesialis Asli Papua
Herlius Gwijangge Serahkan Bola, Ajak Anak Nduga Berlatih dan Berprestasi
Kajati Papua Jefferdian Lantik Aspidsus dan Aspidum Baru, Perkuat Penegakan Hukum
Polda Papua Tengah Satukan Pemuda Lintas Agama Jaga Persatuan dan Toleransi
Pemkab Puncak Jaya Gelar Senam Jumat Sehat, TNI-Polri dan ASN Kompak Jaga Kebugaran
Bupati Yuni Wonda: Aspirasi Masyarakat Yamo Harus Diperjuangkan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:49 WIT

Festival Kopi Papua 2026: Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Ekonomi Papua

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:20 WIT

Membangun Kembali Harapan Ekonomi Kampung: Revitalisasi BUMKam Misyani Sebagai Penggerak Potensi Lokal di Kampung Tobati

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:54 WIT

Pemkab Nduga Kirim Dokter ke Makassar, Siapkan Generasi Spesialis Asli Papua

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:36 WIT

Herlius Gwijangge Serahkan Bola, Ajak Anak Nduga Berlatih dan Berprestasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:44 WIT

Kajati Papua Jefferdian Lantik Aspidsus dan Aspidum Baru, Perkuat Penegakan Hukum

Berita Terbaru