Bertemu Warga KKST, MARI-YO Nyatakan Papua Yang Indah dan Berometer Indonesia Dalam Bertoleransi

- Penulis

Rabu, 16 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Mengusung Visi “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmoni”, pasangan calon Gubernur – Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) berharap dalam kepemimpinanya kelak akan tercipta kehidupan yang harmoni, rukun dan damai diantara sesama warga Papua.

“Harmoni itu indah, saya berharap kita semua boleh hidup di tanah Papua ini, tanpa membedakan suku, ras, golongan dan agama,” tegas Calon Gubernur Papua, Matius Fakhiri didampingi Cawagub, Aryoko Rumaropen dalam Kampanye Tatap Muka bersama warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Kabupaten Jayapura, di Suni Hotel Sentani, Kabupaten Sentani, Senin (14/10/2024).

Menurut Fakhiri, masyarakat Papua harus membuat sesuatu yang indah, yang bisa menjadi barometer untuk Indonesia dalam hal toleransi berbangsa dan bernegara.

“Kami, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen akan hadir untuk segala suku bangsa yang ada di Papua, tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan ras. Dan tentunya kami juga akan memproteksi orang asli Papua,” tegasnya.

Menurutnya, ini bukan hanya soal Provinsi Papua yang kecil, tetapi kita harus bicara Tanah Papua. Sehingga harus terkonektivitas antara Papua induk dan Papua hasil pemekaran.

Oleh karena itu, Fakhiri berharap jika Tuhan izinkan untuk memimpin Papua maka ia akan tekankan gubernur Papua Tengah, gubernur Papua Selatan, dan Gubernur Papua Pegunungan harus satu frame, guna memajukan tanah Papua.

“Selain itu gubernur juga harus terkonek dengan bupati dan wali kota. Sehingga kalau Papua mau maju, mari bicara sama-sama. Jangan gubernur jalan sendiri, bupati dan wali kota juga jalan sendiri-sendiri. Karena Papua butuh pemimpin yang bisa melayani masyarakat bukan pemimpin yang sibuk dengan urusannya sendiri,” tegasnya.

“Insya Allah jika terpilih, Mari-Yo akan menjadi bagian dari seluruh masyarakat yang ada di tanah Papua. Jadi saudara-saudara saya yang datang dari tahun 50-an, 80-an, kita semua sama di tanah papua ini,” sambungnya.

Mantan Kapolda Papua ini juga mengaku bersyukur bahwa ia bersama Cawagub Aryoko, saat ini tidak berjuang sendiri dalam pertarungan merebut kursi orang nomor 1 di Provinsi Papua ini. “Saya sangat bersyukur bahwa ternyata kami tidak sendiri berjuang, tapi ada warga KKST yang mendukung kami,”ucapnya.

Dalam tatap muka, Cawagub Aryoko memaparkan terkait visi misi pasangan Mari-Yo, diantaranya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, lalu program Papua Cerah (cerdas, sejahtera, dan harmonis).

Ia menegaskan, setiap program yang nantinya dibuat oleh Provinsi harus terkoneksi dengan Kabupaten/Kota sama halnya di Kabupaten Jayapura.

“Untuk saudara yang ada di Kabupaten Jayapura tentunya apa yang kami programkan di dok 2 sana, harus terkonek di gunung merah. Sehingga program layanan dasar baik pendidikan, kesehatan itu juga bisa dapat terlaksana sampai tingkat bawah baik distrik maupun kampung,” tegas Aryoko.

Sementara itu perwakilan warga KKST, Musabar secara tegas menyatakan siap 100 persen mendukung dan menangkan pMari-Yo i Pilkada Papua.

“Kami meyakini pilihan kami bahwa pasangan Mari-Yo itu berbeda dengan yang lain. Dari segi pengalaman tidak pernah kita dengar ada kegagalan. Sehingga kami masyarakat KKST yang ada di Kabupaten Jayapura ini akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan pasangan nomor urut 2,” kata Musabar.

Ia menegaskan, sebelumnya tidak pernah ada calon kepala daerah yang bertemu dengan keluarga besar Sulawesi Tenggara atau KKST. Hanya pasangan nomor urut 2 Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen lah yang datang dan melakukan tatap muka.

“Pasangan ini (Mari-Yo) adalah figur yang patut dicontoh karena berani mengatakan di depan masyarakat umum dan mampu mempertanggungjawabkan. Jadi keluarga besar KKST mari kita bersatu dan bahu-membahu serta saling meyakinkan saudara-saudara yang ada di Papua bahwa pasangan Mari-Yo beda dengan calon-calon yang lain,” tegasnya.

“Soal pengalaman menjadi pemimpin, Matius Fakhiri teruji dari ujung Barat sampai ujung Timur. Tidak pernah kegagalan terdengar ditelinga kami. Oleh karena itu kita masyarakat Sulawesi Tenggara yakin dan percaya Mari-Yo akan membangun Papua dengan damai, aman, sejahtera dan sehat tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, dan golongan,” tegasnya lagi. (TIM)

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: TIM MARI-YO

Berita Terkait

Kodim 1706/Nduga Pantau Kelangkaan Bapokting dan BBM di Kenyam
UMKM Papua Tembus Pasar Global Lewat Karya Kreatif Indonesia
Polres Jayawijaya Bergerak Cepat Kendalikan Kerusuhan Bhayangkara Atas
Kapolda Jermias Rontini: Personel Siaga Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan
Gerakan Pangan Murah, Warga Puncak Jaya Antusias Borong Sembako
Kasat Reskrim: Pelaku Pembakaran Hutan Terancam 10 Tahun Penjara
Polisi Buru RB alias Obet, Pelaku Pengeroyokan Brigpol Riccy Kani
Bimtek dan Sertifikasi PBJ: Lanny Jaya Mantapkan Tata Kelola Pengadaan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:43 WIT

Kodim 1706/Nduga Pantau Kelangkaan Bapokting dan BBM di Kenyam

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:13 WIT

UMKM Papua Tembus Pasar Global Lewat Karya Kreatif Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:49 WIT

Polres Jayawijaya Bergerak Cepat Kendalikan Kerusuhan Bhayangkara Atas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:26 WIT

Kapolda Jermias Rontini: Personel Siaga Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:07 WIT

Gerakan Pangan Murah, Warga Puncak Jaya Antusias Borong Sembako

Berita Terbaru

betgaranti   betebet   betebet   onwin   onwin   betgaranti   betgaranti   mrking   mrking   mrking   betebet   betebet   superbet   superbet   superbet   superbet   mrking   mrking   casibom   casinoper   bahisnow   casibom   betgaranti   betgaranti   slotbar   slotbar   onwin   onwin   rexbet   rexbet   casibom