Pasangan Mari-Yo Pastikan Siap Laksanakan Kampanye di 1 Kota dan 8 Kabupaten di Papua

- Penulis

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, – Setelah penetapan dan pencabutan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua.
Juru Bicara Mari-Yo, Steve Mara mengatakan pasangan calon Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (MARI-YO) langsung mempersiapkan diri untuk melaksanakan Kampanye terbuka di 1 Kota dan 8 Kabupaten.

Bersamaan dengan itu, seluruh relawan masyarakat akar rumput dan relawan koalisi partai juga telah siap untuk turun ke masyarakat mempromosikan calon Gubernur dan Wakil Gubernur MARI-YO.

“Pasangan Mari-Yo sudah sangat siap, namun sampai saat ini kami masih menunggu jadwal kampanye dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua,” kata Steve di Kota Jayapura, Sabtu (28/9/2024).

Dengan demikian, dirinya berharap KPU bisa segera mengeluarkan jadwal agar kampanye terbuka bisa segera dilakukan, mengingat waktu kampanye hanya 60 hari dan waktu itu sangat singkat untuk turun ke 8 Kabupaten dan 1 Kota.
“Kami harap jadwal kampanye bisa segera dikeluarkan,” harapnya.

Menurut ia, program kerja yang dibawa oleh pasangan Mari-Yo akan disampaikan dalam kampanye, karena konsep Papua Cerdas dan Papua sejahtera sudah dimilki dan sudah pernah dijalankan oleh Mari-Yo dalam kerja nyata mereka dikapasitas sebelumnya, selanjutnya untuk Papua Harmoni akan tekanan kepada masyarakat Papua tentang konsep tercukupinya kebutuhan dasar manusia Papua.

Kebutuhan dasar manusia menurut teori kebutuhan dasar manusia Abraham Maslow terbagi dalam lima tingkatan, yaitu kebutuhan paling dasar adalah kebutuhan Fisiologis, kedua ada kebutuhan Keamanan, ketiga adalah Kebutuhan Sosial, di tingkat keempat ada kebutuhan diberikan, dan tahap kelima atau yang paling puncak ada Kebutuhan aktualisasi diri .

Kebutuhan ini bergerak menurut hirarki, artinya setiap kebutuhan harus dipenuhi untuk dapat melangkah ke kebutuhan selanjutnya. Kebutuhan paling dasar manusia adalah makan dan minum, serta memiliki rumah untuk tinggal dan pakaian untuk dipakai.

“Untuk mewujudkan kebutuhan paling dasar tersebut, Mari-Yo sedang menyiapkan grand design untuk mendukung program pemerintah pusat dalam rencana memberikan makan gratis kepada masyarakat Indonesia, program tersebut juga akan berkaitan dengan mewujudkan Papua sehat dan bebas dari stanting,” jelasnya.

Selain itu, memberikan kehidupan yang layak kepada masyarakat Papua juga akan menjadi kerja penting pasangan Mari-Yo, seperti memastikan semua rumah yang ditempati oleh masyarakat Papua adalah rumah layak huni.

“Pemaparan visi dan misi serta program kerja lengkap akan disampaikan dalam kampanye yang akan dilaksanakan di setiap Kabupaten Kota di Provinsi Papua,” katanya. (TIM)

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Kapolda Papua Tengah Turunkan Tim Khusus Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda
Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas
Kuliah Umum STPN Sleman, Nusron dan Rocky Gerung Dorong Kebebasan Berpikir
Bimtek Pustakawan 2026: Perpustakaan Harus Inklusif dan Mudah Diakses
Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Studi Akhir Rp20 Miliar untuk 1.674 Mahasiswa
Itwasum Polri Gelar Audit Kinerja di Polda Papua Tengah, Dorong Tata Kelola Transparan
Kebakaran Hebat di Paniai Timur: 40 Rumah Ludes, 11 Warga Tewas, Polisi Kerahkan Water Canon dan Selidiki Penyebab
BAZNAS Papua Hadirkan Pengobatan dan Pijat Gratis untuk Korban Kebakaran Dok V

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:12 WIT

Kapolda Papua Tengah Turunkan Tim Khusus Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda

Senin, 7 September 2026 - 15:32 WIT

Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas

Senin, 7 September 2026 - 15:16 WIT

Kuliah Umum STPN Sleman, Nusron dan Rocky Gerung Dorong Kebebasan Berpikir

Senin, 7 September 2026 - 14:50 WIT

Bimtek Pustakawan 2026: Perpustakaan Harus Inklusif dan Mudah Diakses

Senin, 7 September 2026 - 13:04 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Studi Akhir Rp20 Miliar untuk 1.674 Mahasiswa

Berita Terbaru