Yusak Weyo: Keberadaan KKB menjadi Ancaman bagi Masyarakat

- Penulis

Selasa, 23 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Tokoh masyarakat Suku besar Kopkaka, Seradala, Kabupaten Yahukimo, Yusak Weyo menentang aksi kekerasan yang kerap dilakukan kelompok kriminal bersenjata.

 

Menurut dia, imbas dari aksi kekerasan yang di lakukan KKB selama ini berdampak kepada masyarakat.

 

“Masyarakat selalu dihantui rasa takut, karena acaman yang sering dilakukan,” ujarnya.

 

Yang sangat dikhawatirkan, menurut Yusak yakni masyarakat takut menjadi korban apabila ada gesekan aparat dengan KKB.

 

“Kalau ada KKB di tempat kami, maka aparat akan datang sehingga bisa terjadi kontak senjata, maka masyarakat nanti bisa jadi korban seperti di Intan Jaya beberapa waktu lalu,” tegasnya.

 

Dirinya beserta masyarakat suku Kopkaka telah menyatakan sikap menolak keberadaan KKB di wilayahnya.

 

“Kami sepakat tolak kelompok dari hutan datang ke sini, keran keberadaan mereka sangat meresahkan,” tegasnya.

 

Yusak juga meminta agar aparat penegak hukum bertindak tegas, bahkan masyarakat sepenuhnya akan mendukung aparat.

 

“Silahkan aparat bertindak, karena kami tidak ada kaitannya dengan kelompok itu,” jelasnya

 

Diakhir penyampaian, dia meminta masyarakat bergandengan tangan menjaga situasi kamtibmas di Yahukimo, mengingat pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan tidak lama lagi.

 

“Sedikit lagi sudah Pilkada, mari kita jaga kedamaian untt kemajuan Yahukimo,” Imbunya. (***)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas
Kuliah Umum STPN Sleman, Nusron dan Rocky Gerung Dorong Kebebasan Berpikir
Bimtek Pustakawan 2026: Perpustakaan Harus Inklusif dan Mudah Diakses
Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Studi Akhir Rp20 Miliar untuk 1.674 Mahasiswa
Itwasum Polri Gelar Audit Kinerja di Polda Papua Tengah, Dorong Tata Kelola Transparan
Kebakaran Hebat di Paniai Timur: 40 Rumah Ludes, 11 Warga Tewas, Polisi Kerahkan Water Canon dan Selidiki Penyebab
BAZNAS Papua Hadirkan Pengobatan dan Pijat Gratis untuk Korban Kebakaran Dok V
Pemkot Jayapura Ajak FOCIM Bangun Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:32 WIT

Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas

Senin, 7 September 2026 - 15:16 WIT

Kuliah Umum STPN Sleman, Nusron dan Rocky Gerung Dorong Kebebasan Berpikir

Senin, 7 September 2026 - 14:50 WIT

Bimtek Pustakawan 2026: Perpustakaan Harus Inklusif dan Mudah Diakses

Senin, 7 September 2026 - 13:04 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Studi Akhir Rp20 Miliar untuk 1.674 Mahasiswa

Senin, 7 September 2026 - 10:40 WIT

Itwasum Polri Gelar Audit Kinerja di Polda Papua Tengah, Dorong Tata Kelola Transparan

Berita Terbaru