Rayakan Hari Ibu, TP PKK Papua Tengah Menggelar Pasar Murah di Nabire

- Penulis

Jumat, 22 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE – Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Tengah menggelar Pasar Murah di Kampung Waharia, Distrik Teluk Kmi Kabupaten Nabire. Pasar Murah itu digelar dalam rangka Hari Ibu ke 95 dan menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru.

Ketua Panitia Pasar Murah, Ny Theresia Irmayanti Maker, S.Pd, MM mengungkapkan Pasar Murah ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Ibu serta menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru. Tentunya kegiatan ini digelar untuk membantu masyarakat dalam menjangkau harga bahan pokok yang mudah dan harga yang lebih murah.

“TP PKK juga merupakan mintra pemerintah daerah dan perpanjangan tangan pemerintah ditengah-tengah masyarakat, sehingga kami memiliki tugas untuk melakukan program startegis pemerintah khususnya pengentasan stunting dan pengendalian inflasi menjelang perayaan Natal. Jadi Pasar Murah ini juga dalam rangka mendukung program pemerintah,” ungkapnya usai membuka acara, Jumat (22/12/2023).

Ia menerangkan TP PKK Papua dibawah kepemimpinan Yosina Anwar Damanik banyak membuat program kerja yang langsung bersentuhan dengan masyarakat yang tentunya untuk mendukung program strategis pemerintah daerah salah satunya yakni Pasar Murah.

“Kali ini program Pasar Murah kami gelar di Kampung Waharia. Kami beruntung kegiatan ini berjalan lancar, aman terkendali bahkan tidak ada satu pun bahan pokok yang kami bawa kembali, artinya semua yang kami jual habis terjual,” tuturnya.

Thresia menjelaskan adapun bahan pokok yang di jual di Kampung Waharia yakni beras, minya goreng, telur, tepung dan gula. Dimana harga yang disajikan berpariasi yang tentunya jauh lebih murah dari harga pasar.

“Tentu sebelum kami menggelar Pasar Murah, kami lakukan riset seperti berapa jumlah penduduknya, apa kebiasaan yang dikomsumsi masyarakat serta harga di pasaran. Salah satu riset yang kami temukan, masyarakat di Kampung Waharia tidak menyukai beras beremerek melainkan beras yang dijual Dolok,” tuturnyab

“Harga yang kami tawarkan jauh lebih murah, seperti beras dolok harga di pasaran Rp 16.000 menjadi Rp 5.000, telur dari Rp 60.000 menjadi Rp 40,000, minyak goreng 2 liter Rp 33.000 menjadi Rp Rp 20.000 dan gula, tepung di pasaran harga Rp 18.000 menjadi Rp 8.000,” katanya.

Thresia menanbahkan pihaknya menjadi bahagia dan senang lantaran bahan pokok yang disajikan habis terjual. Padahal bahan pokok yang dijual lebih dari kebutuhan 450 kepala keluarga yang ada di kampung tersebut.

“Kemarin kami survei kurang lebih 450 kepala keluarga ada disana. Namun tak disangka jumlahnya lebih lantaran ada anak usia muda yang sudah menikah dan ternyata masih mengukuti kartu keluarga di orang tua. Akan tetapi, puji Tuhan semua terlayani dengan baik dan kegiatan ini hanya berlangsung 4 jam,” pungkasnya.

Terakhir Theresia menyampaikan TP PKK Papua Tengah mengucapkan selamat Hari Ibu dan menyambut Hari Natal 25 Desember 2023 dan menyongsong Tahun Baru 2024.

“Buat ibu-ibu teruslah berkarya. Perempuan berdaya, Indonesia Maju,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Kampung Waharia, Fransina Hetharion mengucapkan terima kasih atas kegiatan Pasar Murah ditengah-tengah lingkungan masyarakat. Tentunya Pasar Murah ini sangat dibutuhkan masyarakat menjelang perayaan Natal.

“Mewakili masyarakat, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Papua Tengah. Pasar Murah ini tentunya akan membuat masyarakat lebih antusias lagi dalam menyambut perayaan Natal,” tuturnya singkat.(*)

Berita Terkait

Kapolda Papua Tengah Turunkan Tim Khusus Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda
Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas
Kuliah Umum STPN Sleman, Nusron dan Rocky Gerung Dorong Kebebasan Berpikir
Bimtek Pustakawan 2026: Perpustakaan Harus Inklusif dan Mudah Diakses
Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Studi Akhir Rp20 Miliar untuk 1.674 Mahasiswa
Itwasum Polri Gelar Audit Kinerja di Polda Papua Tengah, Dorong Tata Kelola Transparan
Kebakaran Hebat di Paniai Timur: 40 Rumah Ludes, 11 Warga Tewas, Polisi Kerahkan Water Canon dan Selidiki Penyebab
BAZNAS Papua Hadirkan Pengobatan dan Pijat Gratis untuk Korban Kebakaran Dok V

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:12 WIT

Kapolda Papua Tengah Turunkan Tim Khusus Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda

Senin, 7 September 2026 - 15:32 WIT

Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas

Senin, 7 September 2026 - 15:16 WIT

Kuliah Umum STPN Sleman, Nusron dan Rocky Gerung Dorong Kebebasan Berpikir

Senin, 7 September 2026 - 14:50 WIT

Bimtek Pustakawan 2026: Perpustakaan Harus Inklusif dan Mudah Diakses

Senin, 7 September 2026 - 13:04 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Studi Akhir Rp20 Miliar untuk 1.674 Mahasiswa

Berita Terbaru