Santri Diharapkan Terlibat Menjaga Kedamaian dan Keamanan Saat Pemilu

- Penulis

Selasa, 24 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEEROM-Bupati Keerom Piter Gusbager mengharapkan para ulama dan santri yang ada di Kabupaten Keerom untuk ikut menjaga keamanan dan kedamaian di Tahun Politik. Karena menurutnya selama ini para ulama dan santri di Kabupaten Keerom telah ikut mengambil andil dalam menjaga Keerom yang damai.

“Santri telah mengambil peran menjaga nilai luhur persatuan, toleransi dan kerukunan dan santri tidak bisa dipisahkan dengan kehadiran bangsa dan negara ini,”Ungkapnya.

Santri telah terbukti berkontribusi dalam perkembangan bangsa, Provinsi Papua dan Kabupaten Keerom.

Komtribusi santri di Kabupaten Keerom yang aktifnya jumlahnya lebih dari 1000 saat ini mulai dari pesantran, madrasah dan lainnya yang berjumlah 22 wadah santri yang ada di Kabupaten Keerom.

Di tengah persiapan menyongsong pemilu sebagai pesta demokrasi, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar keamanan dan kedamaian di Kabupaten Keerom dapat terjaga dengan baik.

Bupati anak Asli Keerom ini menambahkan pesan kebaikan dan kedamaian yang harus disampaikan oleh para guru, ulama, dan santri kepada masyarakat

Para santri yang memiliki hak pilih diharapkan untuk dapat menjadi pemilih yang cerdas dan santun. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pemilihan berlangsung dengan baik dan sesuai dengan amanah dari santri itu sendiri.

Selain itu, para santri juga perlu memahami pentingnya menjalankan amanah tersebut dengan baik. Dengan melakukan pemilihan yang tepat, maka Keerom dapat menjadi wilayah yang aman dan damai.

Para guru dan ulama juga perlu memberikan pesan-pesan kebaikan dan kedamaian kepada masyarakat. Hal ini dapat dilakukan melalui pengajaran dan ceramah yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan pentingnya menjaga kedamaian di lingkungan sekitar.

Selain itu, penting juga untuk menghindari berbagai bentuk provokasi dan tindakan yang dapat merusak keamanan dan kedamaian di Keerom. Oleh karena itu, para guru, ulama, dan santri perlu mengajarkan dan mengamalkan nilai-nilai toleransi dan saling menghargai antar sesama.

Dalam hal ini, peran media juga sangat penting untuk membantu menyebarluaskan pesan-pesan kebaikan dan kedamaian kepada masyarakat. Media dapat menjadi sarana untuk memberikan informasi yang akurat dan membantu masyarakat dalam memahami pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Keerom.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, diharapkan Kabupaten Keerom dapat menjadi wilayah yang aman dan damai, sehingga pesta demokrasi dapat berlangsung dengan suka cita dan tanpa gangguan.(gin)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Yan Mandenas: Tidak Ada Ruang bagi Pelanggaran Imigrasi di Tanah Papua
Plh. Sekda Puncak Jaya Buka Rekonsiliasi BMD 2026, Tegaskan Transparansi Aset Daerah
Partai Gema Bangsa Papua Gelar Rakorwil, Konsolidasi Organisasi Diperkuat
FKUB Papua Tengah: Pembangunan Mako Polda Harus Segera Direalisasikan
Kapolres Mimika Pimpin Operasi, DPO Narkoba Akhirnya Ditangkap
240 Personel Diperiksa, Propam Jayawijaya Temukan Pelanggaran Seragam dan Identitas
Pelajaran Dari Kampung Puay: BUMDes Tak Hanya Dibangun, Namun Harus Dihidupkan
Menimbang BUMKam Narey: Kampung Sereh dan Pekerjaan Rumah yang Belum Tuntas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58 WIT

Yan Mandenas: Tidak Ada Ruang bagi Pelanggaran Imigrasi di Tanah Papua

Senin, 27 Juli 2026 - 19:21 WIT

Plh. Sekda Puncak Jaya Buka Rekonsiliasi BMD 2026, Tegaskan Transparansi Aset Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 19:10 WIT

Partai Gema Bangsa Papua Gelar Rakorwil, Konsolidasi Organisasi Diperkuat

Senin, 27 Juli 2026 - 18:22 WIT

FKUB Papua Tengah: Pembangunan Mako Polda Harus Segera Direalisasikan

Senin, 27 Juli 2026 - 18:06 WIT

Kapolres Mimika Pimpin Operasi, DPO Narkoba Akhirnya Ditangkap

Berita Terbaru