Produk Kreatif Tolikara Tampil di Pameran UMKM Festival Religi

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARUBAGA, TOLIKARA, Papua Pegunungan — Semarak Festival Etnik Religi Tolikara 2026 tidak hanya menghadirkan kekayaan budaya dan kehidupan religi, tetapi juga menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas serta potensi ekonomi masyarakat. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, pameran UMKM turut meramaikan festival dengan menampilkan berbagai hasil karya dan potensi lokal Kabupaten Tolikara.

Pameran tersebut menjadi wadah promosi bagi masyarakat untuk memperkenalkan produk dan hasil kreativitas mereka kepada pengunjung festival. Kehadiran berbagai produk lokal menunjukkan bahwa masyarakat Tolikara memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah.

Pameran ini merupakan bagian dari kolaborasi TP PKK Kabupaten Tolikara bersama Dekranasda dan Persatuan Anggrek Indonesia (PAI). Sinergi tersebut menghadirkan ruang promosi yang tidak hanya menampilkan kreativitas dan produk masyarakat, tetapi juga memperkenalkan kekayaan flora dan potensi anggrek yang dimiliki daerah.

Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Y. F. Wandik, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan upaya bersama untuk memberikan ruang kepada masyarakat dalam menampilkan hasil karya, kreativitas, serta potensi lokal.

Menurut Elisabet, festival menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan berbagai potensi Tolikara kepada masyarakat yang datang dari berbagai wilayah.

“Kami ingin memberikan ruang kepada masyarakat untuk menunjukkan kreativitas dan hasil karya mereka. Melalui pameran ini, kita bisa memperkenalkan potensi yang ada di Tolikara sekaligus mendorong masyarakat untuk terus berkarya,” ujar Ny. Elisabet Y. F. Wandik.

Ia berharap kegiatan pameran dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas produk, mengembangkan usaha, serta memperluas pemasaran.

“Harapan kami, masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan apa yang mereka miliki. Produk lokal harus kita jaga, kita kembangkan dan kita promosikan sehingga dapat dikenal lebih luas,” katanya.

PKK dan Dekranasda Dorong Produk Lokal

Keterlibatan TP PKK dan Dekranasda dalam pameran menjadi bagian dari upaya mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan ekonomi produktif.

TP PKK mendorong masyarakat, khususnya keluarga dan perempuan, untuk mengembangkan keterampilan serta kreativitas yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.

Sementara Dekranasda memiliki peran dalam mendorong pengembangan kerajinan dan produk kreatif daerah agar semakin dikenal serta memiliki daya saing.

Kolaborasi kedua organisasi tersebut dalam pameran menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan hasil karya sekaligus mendapatkan pengalaman dalam memasarkan produk kepada konsumen secara langsung.

PAI Perkenalkan Potensi Anggrek Tolikara

Kehadiran Persatuan Anggrek Indonesia (PAI) turut memberikan warna tersendiri dalam pameran Festival Etnik Religi Tolikara 2026.

PAI menjadi bagian dari kolaborasi yang memperkenalkan potensi anggrek dan kekayaan flora yang dimiliki Tolikara. Keanekaragaman anggrek menjadi salah satu potensi alam yang dapat dikembangkan sekaligus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan daerah.

Kehadiran PAI dalam kegiatan tersebut juga membuka ruang untuk meningkatkan perhatian terhadap pelestarian tanaman anggrek serta memperkenalkan keindahan flora Tolikara kepada masyarakat luas.

Potensi anggrek tidak hanya memiliki nilai dari sisi keanekaragaman hayati, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi bagian dari daya tarik wisata dan identitas daerah apabila dikelola secara berkelanjutan.

Festival Jadi Ruang Promosi

Festival Etnik Religi Tolikara 2026 memberikan momentum strategis bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat.

Ramainya pengunjung menjadi peluang bagi masyarakat untuk membangun jaringan pemasaran, mengenalkan produk, sekaligus membuka kesempatan kerja sama dengan pihak lain.

Pameran tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa festival budaya dan religi dapat memberikan dampak yang lebih luas apabila dipadukan dengan kegiatan ekonomi dan promosi potensi daerah.

Dengan bergeraknya aktivitas festival, sektor UMKM, perdagangan, jasa, transportasi, dan sektor pendukung lainnya diharapkan ikut mendapatkan manfaat.

Dari Karubaga untuk Pasar Lebih Luas

Pameran UMKM dalam Festival Etnik Religi Tolikara 2026 menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana potensi lokal dapat diperkenalkan melalui sebuah kegiatan berskala regional.

Kolaborasi TP PKK, Dekranasda, dan Persatuan Anggrek Indonesia (PAI) menunjukkan bahwa kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, produk lokal, dan potensi alam dapat dipromosikan secara bersama.

Kegiatan yang berlangsung pada 12 Agustus 2026 tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pameran semata, tetapi menjadi langkah awal untuk memperluas promosi produk dan potensi Tolikara ke tingkat Papua Pegunungan, nasional, hingga mancanegara.

Dari Karubaga, Tolikara, kreativitas masyarakat ditampilkan, produk lokal diperkenalkan, dan kekayaan flora daerah turut diangkat sebagai bagian dari potensi yang dapat dikembangkan untuk masa depan

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Buendi

Sumber Berita: Pemda Tolikara

Berita Terkait

DP3AKB Puncak Jaya Gelar Orientasi Kader Bangga Kencana, Fokus pada Kesehatan Reproduksi, Peran Keluarga, dan Pencegahan Penyakit
Papua Pegunungan Tajamkan Detail Engineering Design, Pembangunan Kantor Gubernur, DPR, dan MRP Dipastikan Matang dan Terintegrasi
Patroli Rutin Polres Dogiyai Susuri Terminal, Pasar, dan Kampung, Hadirkan Rasa Aman Serta Dorong Warga Aktif Jaga Lingkungan
Kapolda Cup I 2026 Hadirkan 36 Tim SMP, Ajang Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Menuju Profesional dan Harapan Lahirnya Generasi Timnas Indonesia
KPU Papua Pegunungan Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Keterbukaan Informasi dan Transformasi Digital
Koordinasi BPN Jayawijaya dan Kanwil Papua, Upaya Konkret Percepat Penyelesaian Masalah Pertanahan di Distrik Pisugi
Satresnarkoba Polres Nabire Tangkap Dua Pemuda, Amankan 104,57 Gram Ganja yang Dibawa dari Jayapura
Naik Jadi Tipe C, RSUD Tiom Akan Dibangun Gedung Empat Lantai Seluas 7.000 Meter Persegi, Jadi Simbol Transformasi Layanan Kesehatan Masyarakat Lanny Jaya

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:31 WIT

DP3AKB Puncak Jaya Gelar Orientasi Kader Bangga Kencana, Fokus pada Kesehatan Reproduksi, Peran Keluarga, dan Pencegahan Penyakit

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:57 WIT

Papua Pegunungan Tajamkan Detail Engineering Design, Pembangunan Kantor Gubernur, DPR, dan MRP Dipastikan Matang dan Terintegrasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:31 WIT

Patroli Rutin Polres Dogiyai Susuri Terminal, Pasar, dan Kampung, Hadirkan Rasa Aman Serta Dorong Warga Aktif Jaga Lingkungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:23 WIT

Kapolda Cup I 2026 Hadirkan 36 Tim SMP, Ajang Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Menuju Profesional dan Harapan Lahirnya Generasi Timnas Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:27 WIT

KPU Papua Pegunungan Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Keterbukaan Informasi dan Transformasi Digital

Berita Terbaru