Wamendagri Ribka Haluk Sampaikan Duka Cita Mendalam Dan Mengecam Keras Insiden Pembakaran Pesawat

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengutuk keras pembakaran pesawat yang menewaskan pilot maskapai Associated Mission Aviation (AMA), Nicholas F. Goselin, dalam aksi penyerangan di Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Ribka menegaskan tindakan tersebut merupakan kejahatan yang tidak berperikemanusiaan karena mengancam keselamatan penerbangan perintis yang selama ini menjadi urat nadi pelayanan bagi masyarakat di wilayah terpencil Papua.

“Saya selaku Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum kapten pilot serta keluarga besar maskapai AMA yang saat ini tengah berduka atas peristiwa yang terjadi di Kabupaten Yahukimo,” ujar Ribka usai menghadiri Konferensi Pendidikan Indonesia 2026, Kamis (02/07/2026) di Yogyakarta.

Ribka meminta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Yahukimo, seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparat keamanan untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan mengusut tuntas kasus tersebut. Ia juga mendesak aparat keamanan mengejar para pelaku dan menindak mereka sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut Ribka, maskapai AMA bersama maskapai perintis lainnya telah memberikan pengabdian besar dalam melayani masyarakat di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Keberadaan penerbangan perintis menjadi akses utama bagi distribusi logistik, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas perekonomian masyarakat di pedalaman Papua.

“Peristiwa ini sungguh menyakiti hati kita semua. Mereka melayani masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang sangat terisolasi dan sulit dijangkau. Karena itu saya mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak memiliki rasa kemanusiaan dengan melakukan pembunuhan terhadap seorang kapten pilot,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa setiap pilot penerbangan perintis mempertaruhkan nyawa dalam menjalankan tugas di tengah tantangan geografis, kondisi cuaca ekstrem, keterbatasan infrastruktur, hingga ancaman keamanan. Karena itu, keselamatan mereka harus menjadi perhatian bersama.

Ribka menegaskan, apabila operasional penerbangan perintis terganggu akibat aksi kekerasan, maka masyarakat di wilayah terpencil akan menjadi pihak yang paling dirugikan. Akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, distribusi kebutuhan pokok, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terhambat.

“Tidak ada cara lain untuk membangun Papua selain menghadirkan pelayanan, membuka akses, dan memastikan masyarakat di wilayah pinggiran tetap memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, serta kesempatan meningkatkan kesejahteraan mereka. Jangan sampai tindakan yang dilakukan tanpa mempertimbangkan dampaknya justru mengorbankan hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, pesawat Caravan PK-RCY milik AMA melaksanakan penerbangan perintis dari Bandara Wamena menuju Lapter Balinggama pada Kamis pagi. Pesawat lepas landas dari Wamena pukul 06.27 WIT dan mendarat di Balinggama pukul 06.47 WIT dengan membawa tujuh penumpang serta dipiloti Nicholas F. Goselin.

Sekitar pukul 09.39 WIT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perintis Kantor UPBU Kelas I Wamena menerima informasi awal dari manajemen AMA mengenai insiden tersebut. Berdasarkan laporan awal, sesaat setelah pesawat mendarat di Lapter Balinggama terjadi aksi penyerangan yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata. Dalam peristiwa itu pesawat PK-RCY dibakar dan pilot Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia.

Menutup pernyataannya, Ribka mengajak seluruh masyarakat mendoakan almarhum serta berharap pelayanan penerbangan perintis di Tanah Papua tetap dapat berlangsung demi kepentingan masyarakat.

“Kita mendoakan semoga almarhum kapten pilot mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan. Semoga pelayanan maskapai AMA terus diberkati Tuhan dan tetap menjadi berkat bagi masyarakat yang tinggal di daerah-daerah paling terpencil di Tanah Papua,” tutupnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Kemendagri

Berita Terkait

Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka
Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia
Dari Pantai MAF, Polda Papua Tengah Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon
Perkuat Iman dan Integritas Pelayanan, Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Ibadah Rutin Bulanan Persekutuan Doa Oikumene
Lewat Jumat Curhat, Kapolda Papua Tengah Dengarkan Keluhan Warga soal Narkoba dan Begal
Buka IHT SMAN 2 Jayapura, Kadis Dikbud Tekankan Disiplin dan Pembentukan Karakter Siswa
Sat Reskrim Polres Jayawijaya Gencarkan Patroli 3C di Wamena, Enam Motor Diamankan dan Kendaraan Hilang Berhasil Ditemukan
Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:06 WIT

Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Dari Pantai MAF, Polda Papua Tengah Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:11 WIT

Perkuat Iman dan Integritas Pelayanan, Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Ibadah Rutin Bulanan Persekutuan Doa Oikumene

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:46 WIT

Lewat Jumat Curhat, Kapolda Papua Tengah Dengarkan Keluhan Warga soal Narkoba dan Begal

Berita Terbaru