TP PKK Tolikara Hadirkan Sarapan Sehat dan Layanan Kesehatan di Pedalaman Douw

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Douw, Tolikara — 28 Mei 2026 Di tengah sulitnya akses menuju Distrik Douw, semangat pelayanan kepada masyarakat pedalaman Papua Pegunungan tetap menyala. Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, hadir langsung menjangkau anak-anak PAUD, siswa sekolah dasar, ibu hamil, dan masyarakat di Distrik Douw sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan, kesehatan, serta masa depan generasi Papua.

Dalam kunjungannya, Ny. Elisabet berinteraksi langsung dengan anak-anak PAUD dan SD di Distrik Douw. Ia juga membagikan makanan bergizi kepada anak-anak sekolah sebagai bagian dari program unggulan TP PKK Kabupaten Tolikara, yakni Sarasehans (Sarapan Sehat Anak Sekolah).

Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata TP PKK dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan semangat belajar anak-anak di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.

Tidak hanya itu, TP PKK Tolikara juga memberikan makanan tambahan bergizi kepada ibu-ibu hamil guna mendukung program 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), yang selama ini menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Tolikara.

Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, mengatakan bahwa selama satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, TP PKK terus aktif menjalankan berbagai program pelayanan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak di daerah pedalaman dan wilayah 3T.

“Program yang kami jalankan antara lain sarapan sehat anak sekolah dan program 1000 Hari Pertama Kehidupan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara. Kami juga melibatkan organisasi perempuan lainnya seperti GOW dan Dharma Wanita Persatuan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Tolikara yang memiliki 46 distrik dan ratusan kampung dengan medan pegunungan serta akses transportasi terbatas tidak menyurutkan semangat pelayanan TP PKK.

Karena itu, pihaknya memilih turun langsung ke distrik-distrik terpencil untuk memastikan pelayanan kesehatan, pemenuhan gizi, dan pendidikan bagi ibu serta anak dapat berjalan dengan baik.

“Kami fokus kepada ibu dan anak. Jika ibu sehat, maka akan lahir generasi Tolikara yang sehat, cerdas, dan kuat,” katanya.

Ia menjelaskan, pendampingan dilakukan sejak masa kehamilan melalui pemberian makanan tambahan, vitamin, edukasi kesehatan, hingga pendampingan bagi ibu menyusui. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Tolikara.

Selain pelayanan kesehatan, TP PKK Tolikara juga memberi perhatian besar terhadap pendidikan anak-anak melalui program sarapan sehat di sekolah. Program ini dinilai mampu meningkatkan semangat belajar anak karena mereka mendapatkan asupan makanan bergizi sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Di tengah keterbatasan akses, tingginya curah hujan, dan medan yang cukup berat, TP PKK tetap berupaya menghadirkan pelayanan bagi masyarakat dengan menempuh perjalanan menggunakan pesawat perintis maupun jalur darat yang menantang.

Tak hanya bergerak di bidang kesehatan dan pendidikan, TP PKK Kabupaten Tolikara juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan UMKM dan Festival Sagu.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajarkan mengolah pangan lokal menjadi produk bernilai ekonomi seperti kue berbahan dasar sagu, kerajinan tangan, mahkota adat, hingga berbagai aksesoris khas Papua dari manik-manik.

“Kami berharap masyarakat di distrik-distrik pedalaman dapat terus berkembang, sehat, mandiri, dan menikmati hasil pembangunan secara merata,” tutup Ny. Elisabet.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemkab Tolikara

Berita Terkait

Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage
Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani
MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang
TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma
Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan
BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WIT

Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:29 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIT

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:31 WIT

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WIT

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru