Ny. Elisabet Yulanda Flassy Wandik Resmi Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tolikara Masa Bakti 2025–2030

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 11 Mei 2026 — Komitmen membangun generasi masa depan Papua dari usia dini terus diperkuat di Kabupaten Tolikara. Hal tersebut ditandai dengan dikukuhkannya Ny. Elisabet Yulanda Flassy Wandik, S.E., MM sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tolikara Masa Bakti 2025–2030 dalam acara Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten se-Provinsi Papua Pegunungan yang berlangsung di Grand Baliem Hotel Wamena, Senin (11/5).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan Ny. Anggieta Bestari Tabo dan turut disaksikan oleh Gubernur Papua Pegunungan John Tabo. Acara tersebut juga dihadiri para pimpinan OPD, pengurus Pokja Bunda PAUD, tokoh perempuan, serta tamu undangan lainnya.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelayanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas di Kabupaten Tolikara.

Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Yulanda Flassy Wandik diharapkan mampu menjadi penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak sejak usia dini sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

Usai dikukuhkan, Ny. Elisabet Yulanda Flassy Wandik menyampaikan rasa syukur atas amanah yang dipercayakan kepadanya. Ia mengatakan, sebelum resmi dikukuhkan, berbagai program pelayanan kepada anak usia dini sebenarnya telah dijalankan di Kabupaten Tolikara.

“Puji Tuhan hari ini kami resmi dikukuhkan. Tetapi sebelum pengukuhan ini, kami sudah melaksanakan berbagai program kerja Bunda PAUD di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama PKK dan Bunda PAUD selama ini telah menjalankan program pelayanan bagi anak usia dini, termasuk program 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang telah berjalan kurang lebih 13 tahun.

Menurutnya, program tersebut fokus pada pemenuhan asupan gizi anak sejak usia enam bulan hingga dua tahun sebagai persiapan menuju pendidikan PAUD dan TK.

Selain itu, program sarapan sehat bagi anak sekolah juga terus dijalankan dan dinilai membawa perubahan positif bagi tumbuh kembang anak-anak di Tolikara.

“Kami melihat sendiri banyak perubahan di lapangan. Anak-anak mulai mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga pertumbuhan dan kesiapan mereka memasuki pendidikan juga semakin baik,” katanya.

Ny. Elisabet juga mengungkapkan bahwa pihaknya bersama para guru dan kader PAUD telah menjangkau sejumlah wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, termasuk daerah perbatasan dan distrik-distrik terpencil seperti Wari dan Dou.

Ia menegaskan bahwa pelayanan PAUD menjadi sangat penting karena merupakan dasar pembentukan karakter dan pola pikir anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.

“PAUD dan TK ini sangat penting karena menjadi dasar pembentukan karakter anak-anak. Ketika mereka masuk SD, mereka sudah memiliki pola pikir dan arah yang baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh guru dan kader PAUD dapat melayani dengan hati dan penuh ketulusan dalam mendidik anak-anak Papua.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami dibantu oleh guru-guru dan kader semua. Harapan saya, ke depan kita tetap eksis dan terus bekerja demi masa depan anak-anak Papua,” tambahnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan Ny. Anggieta Bestari Tabo dalam sambutannya berharap seluruh Bunda PAUD dan pengurus Pokja yang dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.

“Jadilah penggerak dan motivator dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya PAUD sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk membangun kolaborasi yang kuat demi menghadirkan layanan PAUD yang merata dan berkualitas hingga menjangkau pelosok Papua Pegunungan.

“Dengan kerja bersama dan pertolongan Tuhan, saya percaya kita mampu melahirkan generasi emas Papua yang membawa damai, kemajuan, dan harapan bagi masa depan bangsa,” tutupnya.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemda Tolikara

Berita Terkait

Bank Indonesia: Inflasi Papua Masih Aman, Ekonomi Daerah Terus Bergerak Positif
Sinergi Polri dan YPMAK: Distribusi Pangan dan Layanan Kesehatan untuk Warga Kapiraya
Papua Pegunungan Jadi Basis Baru, PGB Tegaskan Komitmen Politik Mandiri
Polres Jayawijaya Maksimalkan Pencarian Korban Jembatan Putus di Kali Wouma
Satresnarkoba Amankan 250 Ranting Ganja di Wamena
Wamendagri Ribka Haluk Dengan Tegas Mengklarifikasi Isu Pemotongan Dana Otsus Papua
Pemuda Katolik Komda Papua Sosialisasi Program Kerja di Dekenat Jayapura
Polda Papua Tengah Tangkap DPO Kasus Pemalangan, Perusakan, dan Pembakaran Mobil di Dogiyai

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:26 WIT

Bank Indonesia: Inflasi Papua Masih Aman, Ekonomi Daerah Terus Bergerak Positif

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:01 WIT

Sinergi Polri dan YPMAK: Distribusi Pangan dan Layanan Kesehatan untuk Warga Kapiraya

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:03 WIT

Papua Pegunungan Jadi Basis Baru, PGB Tegaskan Komitmen Politik Mandiri

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:10 WIT

Polres Jayawijaya Maksimalkan Pencarian Korban Jembatan Putus di Kali Wouma

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:58 WIT

Satresnarkoba Amankan 250 Ranting Ganja di Wamena

Berita Terbaru

Daerah

Satresnarkoba Amankan 250 Ranting Ganja di Wamena

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:58 WIT